Jembatan ambruk

Borobudur Siapkan Bus Jemput Wisman

Kompas.com - 01/04/2011, 16:15 WIB

BOROBUDUR, KOMPAS.com - Para wisatawan asing yang hendak ke Candi Borobudur tidak perlu risau akibat ambruknya jembatan sungai Pabelan Prumpung Muntilan Magelang. Pasalnya, PT Taman Wisata Candi Borobudur telah menyediakan mobil jemputan dari Pabelan ke Borobudur pergi-pulang.

"Mobil jemputan itu sebagai bentuk apresiasi dan komitmen kami dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pengunjung," ujar Purnomo Siswoprasetjo TJ, Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan dan Ratu Boko Magelang, Jawa Tengah, Jumat (1/4/2011).

Setidaknya pihaknya telah menyediakan 2 buah bus dengan kapasitas masing-masing 18 dan 40 kursi. Ditambah 5 mobil dengan kapasitas masing-masing 6-7 kursi. "Pelayanan shuttle itu mulai diberlakukan hari ini (1/4/2011) dan dioperasikan mulai pukul 07.00 hingga 16.00 wib," katanya.

Secara teknis, lanjut Purnomo, kendaraan bus dari travel agent yang membawa rombongan wisatawan dari arah Yogyakarta akan berhenti sebelum jembatan Pabelan yang putus, kemudian bus diarahkan untuk parkir di sekitar Prumpung. Rombongan wisman selanjutnya turun dan berjalan kaki melewati jembatan untuk selanjutnya naik bus yang sudah disediakan untuk melanjutkan perjalanan ke Candi Borobudur.

Namun, untuk sementara ini baru wisman dibawah travel agent yang dilayani dengan pelayanan transportasi bus tersebut. "Sedangkan untuk wisatawan nusantara, kami akan segera memberlakukan sistem serupa, namun masih dalam tahap brain storming," imbuhnya.

Seperti diketahui, jembatan sungai Pabelan di Prumpung, Muntilan, Magelang ambrol akibat lahat dingin 30 Maret lalu. Akibatnya, akses jalan ke Candi Borobudur terhambat. Sementara jembatan yang masih utuh tidak diperbolehkan untuk lewat kendaraan roda empat. Padahal, jalur itu merupakan jalur utama wisatawan dari arah Yogyakarta menuju Candi Borobudur.

Bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Candi Borobudur dengan menggunakan kendaraan roda empat, maka bisa melalui jalur alternatif Pasar Tempel - Minggir/Seyegan - Dekso - Jagalan - Borobudur atau dari Pertigaan Semen - Kenteng - Jagalan - Borobudur. Sedangkan untuk kendaraan bus harus memutar melalui jalur Purworejo yaitu Jombor - Gamping - Sentolo - Wates - Purworejo - Salaman - Borobudur.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau