Sidang perdana kompol iwan

Jaksa Beberkan Rincian Suap Gayus

Kompas.com - 01/04/2011, 16:58 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com — Selain menyuap Komisaris Iwan Siswanto selaku Kepala Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, sebesar Rp 264 juta, Gayus Halomoan Tambunan juga menyuap delapan anak buah Iwan. Suap itu sebagai upah mengawal dan menjemput Gayus saat keluar masuk rutan.

Dalam dakwaan untuk Iwan yang dibacakan jaksa penuntut umum di Pengadilan Negeri Bandung, Jumat (1/4/2011), diungkapkan, Briptu Bagus Ari Setya Nugraha menerima uang sebesar Rp 4,6 juta, tiga anggota yakni Bripda Datu Arundika, Briptu Budi Heriyanto, dan Bripda Anggoco Duto menerima uang masing-masing Rp 4 juta.

"Bripda Bambang Setyawan menerima uang Rp 3 juta, Bripda Junjungan Fortes Purba menerima uang Rp 1,5 juta, dan Bripda Susilo menerima uang Rp 1,5 juta," rinci Sila Pulungan, koordinator JPU, saat membacakan dakwaan.

Delapan petugas itu diperintahkan Iwan untuk mengawal Gayus secara bergantian saat keluar dari rutan ke suatu tempat. Begitu pula saat Gayus hendak kembali ke rutan. Mereka keluar masuk dengan sepeda motor milik anggota atau dengan mobil yang disiapkan Gayus.

Seperti diketahui, Gayus bebas berada di luar rutan setidaknya selama 78 hari sejak Juli 2010 hingga 5 November 2010. Gayus bebas pelesiran ke Bali, Singapura, Malaysia, dan Makau dengan status sebagai tahanan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Saat ini, delapan petugas itu telah ditangguhkan penahanannya lantaran masa penahanan yang dimiliki penyidik Bareskrim Polri habis. Penyidik belum dapat merampungkan penyidikan hingga waktu yang diberikan selama empat bulan seusai KUHAP. Penyidik juga belum merampungkan penyidikan berkas perkara Gayus.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau