12 Alasan Tidur Bisa Menyembuhkan

Kompas.com - 01/04/2011, 18:24 WIB

KOMPAS.com — Di tengah kesibukan aktivitas setiap hari, masih banyak di antara kita yang kurang menyempatkan diri sejenak untuk beristirahat. Pada manusia, mamalia lain, dan sebagian besar hewan lainnya, tidur yang teratur sangat diperlukan untuk kelangsungan hidup.

Pada tahun 1913, ilmuwan Perancis Henri Pieron menulis buku Le physiologique sommeil du probleme. Ini adalah tulisan pertama untuk mengkaji tidur dari perspektif fisiologis. Karyanya dianggap sebagai awal dari pendekatan modern untuk penelitian tentang tidur. 

Dr Nathaniel Kleitman, yang dikenal sebagai "Bapak Riset Tidur Amerika", mengawali penelitiannya di Chicago pada 1920 dengan mempertanyakan aturan tentang tidur, terjaga, dan ritme sirkardian. Riset penting Kleitman meliputi studi karakteristik tidur pada populasi yang berbeda serta efek dari kurang tidur. Pada 1953, dia dan muridnya, Dr Eugene Aserinsky, menemukan hal penting, yakni mekanisme rapid eye movement (REM) saat tidur. Menurut Kleitman, pada masa lalu, manfaat tidur sering kali diabaikan. Munculnya pemahaman  tentang pentingnya tidur bagi kesehatan pun terbilang masih baru. Padahal, ketika seseorang tidur kurang dari enam atau tujuh jam setiap malam, risiko terkena penyakit akan meningkat.

Berikut ini adalah 12 alasan mengapa tidur penting bagi kesehatan Anda:

1. Jantung sehat.  Jantung Anda akan lebih sehat jika Anda mendapatkan antara tujuh dan sembilan jam tidur setiap malam. Ini membantu menenangkan sistem saraf dan menghilangkan stres akibat kesibukan kerja.

2. Menekan risiko kanker. Orang yang bekerja sif malam berisiko lebih tinggi terkena kanker payudara dan kanker usus besar. Para peneliti percaya bahwa ini disebabkan perbedaan tingkat hormon melatonin pada orang yang terkena cahaya lampu di malam hari.

Paparan cahaya lampu dapat mengurangi tingkat melatonin. Melatonin merupakan hormon yang melindungi tubuh dari kanker. Melatonin muncul untuk menekan pertumbuhan tumor. Pastikan bahwa kamar tidur Anda gelap untuk membantu tubuh Anda memproduksi melatonin yang dibutuhkan.

3. Mengurangi risiko hipertensi.  Stres juga disebabkan oleh kekurangan tidur. Seseorang yang mengalami stres bisa berakibat buruk jika berkepanjangan karena fungsi tubuh selalu dalam siaga tinggi. Hal ini menyebabkan peningkatan tekanan darah dan peningkatan produksi hormon stres.

4. Menghambat penuaan. Hormon-hormon stres juga membuat lebih sulit bagi Anda untuk tidur. Anda berada di lingkaran berbahaya. Hormon stres juga bisa mengganggu keseimbangan hormon-hormon lain sehingga mempercepat proses penyakit dan proses penuaan.

5. Kewaspadaan. Tidur nyenyak pada malam hari membuat sistem internal Anda seperti sistem kekebalan tubuh menjadi lebih waspada dan hidup.

6. Tajamkan ingatan. Saat bermimpi dan tidur nyenyak adalah waktu yang penting bagi otak Anda untuk beristirahat. Mendapatkan tidur lebih berkualitas akan membantu Anda mengingat lebih baik.

7. Turunkan berat badan. Mereka yang tidur kurang dari tujuh jam per malam lebih mungkin berat badannya naik. Kurang tidur juga berdampak terhadap keseimbangan hormon dalam tubuh yang memengaruhi nafsu makan. Hormon ghrelin dan leptin, yang seharusnya penting untuk pengaturan nafsu makan, menjadi terganggu akibat kurang tidur.

8. Cegah sakit jantung. Tidur siang hari menjadi alternatif yang efektif untuk melindungi kesehatan dan membuat Anda lebih produktif. Sebuah penelitian terhadap 24.000 orang dewasa di Yunani menunjukkan bahwa orang yang tidur siang beberapa kali seminggu berisiko yang lebih rendah kematian akibat penyakit jantung.

9. Tingkat stres rendah. Orang-orang yang tidur siang di tempat kerja memiliki tingkat stres jauh lebih rendah. Tidur siang juga meningkatkan memori, fungsi kognitif, dan suasana hati. Tidur siang hari, yang kadang disebut "kekuatan tidur siang", adalah salah satu rahasia keberhasilan presiden ke-40 Amerika Serikat, Ronald Reagan.

10. Turunkan risiko depresi. Tidur memengaruhi banyak unsur kimia dalam tubuh Anda, termasuk serotonin. Orang yang kekurangan serotonin biasanya akan menderita depresi. Anda dapat membantu mencegah depresi dengan memastikan Anda memperoleh jumlah tidur yang tepat.

11. Menyembuhkan. Tidur adalah waktu bagi tubuh Anda untuk memperbaiki kerusakan yang disebabkan stres, sinar ultraviolet, dan paparan zat berbahaya lainnya. Tidur juga merupakan waktu untuk membuang racun yang terakumulasi selama beraktivitas seharian.

12. Menghasilkan protein lebih banyak. Sel-sel Anda biasanya akan menghasilkan lebih banyak protein saat Anda sedang tidur. Molekul membentuk blok bangunan untuk sel, yang memungkinkan mereka untuk memperbaiki kerusakan. Tidur menyembuhkan sakit kepala ataupun selesma.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau