MILAN, KOMPAS.com — Tim kuat tak selalu menang dan segalanya bisa berubah sampai penentuan pada akhir musim. Menurut Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, itulah yang menjadikan sepak bola indah.
Milan kini menguasai klasemen dengan 62 poin atau unggul dua angka dari Inter di tempat kedua. Tipisnya selisih terjadi karena pada dua pertandingan terakhir, Milan sementara mendulang satu poin, sedangkan Inter meraih empat angka. Kedua tim bisa bertukar tempat karena akhir pekan ini mereka akan berhadapan.
"Kami hanya mendapat satu poin dalam dua pertandingan terakhir, tetapi sepak bola menjadi indah karena semua bisa berubah," ujar Allegri.
"Kami telah berada di puncak klasemen selama 21 pekan. Kami tahu, dengan liga yang masih menyisakan satu bulan, Anda belum pasti juara. Kami harus berpikir soal meraih hasil besok," ujar Allegri.
"Pertandingan ini sangat penting, terutama dari sudut pandang Inter. Pada saat kick-off, Milan masih berstatus penguasa klasemen. Jika menang, maka kami akan menghadapi tujuh laga setelahnya dalam keadaan unggul tujuh poin (dari Inter)."
"Itu tidak buruk, tetapi benar bahwa dalam dua pertandingan terakhir, kami hanya mendulang satu poin."
"Saya tak suka mendengar orang mengatakan kami juara Serie-A karena Anda baru akan menjadi scudetto jika pada akhir musim duduk di puncak dengan keunggulan satu poin (dari pesaing terdekat)," tuturnya. (FBI)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang