Investasi sawit

Ditunggu, Komitmen Norwegia

Kompas.com - 02/04/2011, 06:15 WIB

jakarta, kompas - Greenomics Indonesia menunggu komitmen Pemerintah Norwegia untuk menarik saham mereka di perusahaan sawit yang dinilai merusak lingkungan di Indonesia. Komitmen itu akan turut menentukan rencana moratorium hutan di Indonesia di mana Pemerintah Norwegia telah menjanjikan dukungan.

Hal itu dikatakan Direktur Eksekutif Greenomics Indonesia Elfian Effendi di Jakarta, Jumat (1/4).

Rabu lalu kantor berita Reuters

memberitakan, pejabat Kementerian Keuangan Norwegia, Runar Malkenes, menyatakan akan menarik investasi saham mereka di perusahaan sawit yang menyebabkan kerusakan.

Pemerintah Norwegia melalui The Government Pension Fund-Global (GPFG) menanamkan dana di lima kelompok usaha sawit yang memiliki beberapa anak perusahaan yang beroperasi di perkebunan sawit di Indonesia. Total investasi mencapai 2,5 miliar dollar AS. Sebagian perusahaan dinilai bermasalah. Rainforest Foundation Norway membuat daftar 13 perusahaan perusak lingkungan yang didanai oleh saham GPFG.

Berdasarkan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) tertanggal 23 Februari 2009, ada 31 konsesi sawit yang harus dihentikan untuk menghindari kerugian negara dan kerusakan lingkungan.

Greenomics menilai, Pemerintah Norwegia dapat merujuk pada laporan pemeriksaan BPK RI tersebut dalam mengeluarkan investasi saham dari perusahaan- perusahaan yang menimbulkan kerugian negara dan atau lingkungan terhadap Indonesia.

Korea Selatan

Sementara itu, Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional Teuku Faizasyah mengatakan, Korea Selatan tertarik untuk meningkatkan kerja sama dengan Indonesia dalam masalah lingkungan hidup.

”Pemerintah Korsel telah bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kaltim dan Kalsel dalam konteks REDD+,” kata Faizasyah seusai mendampingi Presiden menemui Utusan Khusus Korsel untuk Perubahan Iklim Han Seung-soo, Rabu. (AIK)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau