Wisata ancol

Masuk Ancol, Bantu Biaya Pendidikan

Kompas.com - 02/04/2011, 17:55 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Taman Impian Jaya Ancol kembali menghadirkan program beasiswa pendidikan Keberlangsungan Pendidikan Anak Bangsa. Program yang dikelola oleh PT Pembangunan Jaya Ancol (PJA) ini telah berjalan tak kurang dari tiga tahun lalu.

Direktur Rekreasi PT PJA, Winarto, Sabtu (2/4/2011) siang, di Jakarta mengatakan program beasiswa tersebut diperuntukkan bagi anak-anak berprestasi yang kurang mampu. Program itu dilaksanakan bekerjasama dengan Sekolah Rakyat Ancol.

"Berjalan sejak tiga tahun lalu, program beasiswa ini untuk jenjang pendidikan tingkat SD dan SMP," kata Winarto.

Winarto menuturkan, program beasiswa tersebut dijalankan di Sekolah Rakyat Ancol 1 di kawasan Pademangan Barat dan Sekolah Rakyat Ancol 2 di Kelurahan Ancol, Jakarta Utara. Jumlah siswa di dua sekolah tersebut saat ini mencapai 120 siswa, yang beberapa di antaranya sempat mengikuti kompetisi pendidikan tingkat nasional.

Mengenai sumber dana untuk biaya operasional di sekolah, Winarto mengaku kesulitan ketika harus mengajak para mitra menjadi donatur. Untuk itulah, PT PJA merancang beberapa program yang bisa disinergikan untuk membantu kelangsungan pemberian beasiswa ini.

Salah satu program tersebut adalah Premium Dufan, yaitu layanan lengkap dengan memanfaatkan fasilitas khusus pada gerbang masuk di 12 wahana favorit di Dunia Fantasi (Dufan), Ancol.

"Hasil dari penjualan Premium Dufan ini akan disisihkan untuk alokasi dana beasiswa tersebut," kata Winarto.

Dalam setahun, PT PAJ berhasil menyisihkan dana untuk program beasiswa ini sekitar Rp 600 juta dan langsung disalurkan kepada dua sekolah tersebut. Ia mengatakan, dengan alokasi dana yang cukup, para siswa diharapkan dapat belajar dengan tenang, tanpa perlu khawatir memikirkan soal biaya.

"Kami harap mereka bisa tenang, tinggal datang dan belajar, tanpa memikirkan biaya, termasuk guru dan buku-bukunya, karena semua telah kami siapkan," ujarnya.

Tak hanya itu, PT PJA juga berjanji akan melanjutkan pendidikan para siswa di kedua sekolah itu ke jenjang berikutnya. Winarto berharap, setelah para siswa mendapatkan pendidikan yang cukup, mereka mampu mendapatkan lapangan pekerjaan yang layak.

"Semua pasti dilanjutkan, buat kami yang terpenting adalah semangat mereka untuk belajar," tukasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau