Pebalap tim Repsol Honda, Casey Stoner, yang berada di posisi start terdepan langsung memimpin lomba sejak tikungan pertama. Lorenzo yang menempati posisi start ketiga mampu menempel Stoner dan meninggalkan Dani Pedrosa dari tim Repsol Honda yang start di urutan kedua.
Kejutan tercipta dari Marco Simoncelli dan Valentino Rossi sejak lewat tikungan awal. Simoncelli dari tim Grescini Honda yang start di urutan kelima mampu menyodok posisi ketiga dan Rossi yang start di urutan ke-11 langsung merebut posisi kelima.
Wartawan Kompas,
Guyuran hujan menyebabkan lintasan sirkuit menjadi licin, tetapi semua pebalap tidak menghiraukannya.
Simoncelli yang tampil prima mampu melewati Stoner dan Lorenzo sekaligus di putaran keenam. Sementara Rossi terus melaju ke posisi ketiga dan berusaha melewati Stoner di putaran ketujuh. Namun, Rossi terjatuh di tikungan saat menyalip Stoner dan membuat Stoner menabraknya. Rossi masih dapat melanjutkan lomba, tetapi Stoner harus berhenti saat itu juga.
Kecelakaan ini membuat Simoncelli unggul dua detik di depan Lorenzo. Sayangnya, pada putaran ke-12, Simoncelli terjatuh dari sepeda motornya dan akhirnya Lorenzo memimpin.
Dani Pedrosa yang tercecer di nomor tujuh langsung bangkit dan merebut posisi kedua dari Nicky Hayden. Posisi kedua
Lorenzo akhirnya finis pertama, diikuti Pedrosa. Urutan juara satu dan dua ini sama dengan MotoGP seri Spanyol 2010.
Posisi ketiga ditempati Nicky Hayden dari tim Ducati, posisi keempat Hiroshi Aoyama, dan Rossi berhasil finis di urutan kelima. Pebalap Suzuki, John Hopkins, yang menggantikan Alvaro Bautista karena masih cedera finis di urutan ke-10.
Di Sirkuit Silverstone, Britania Raya, sebelum pertandingan di Jerez, Lorenzo mengatakan, dia menyukai motor balap Yamaha YZR M1 yang digunakannya. Walau harus menyesuaikan dengan motor balap yang disetel baru, dia optimistis dapat tampil maksimal di tanah kelahirannya.
”Tenaganya lebih kuat, kontrol traksi (daya lekat) ban juga lebih kuat. Secara umum, motor kali ini lebih mudah dikendarai sehingga bisa melaju lebih kencang,” kata Lorenzo. Dia mengaku terbantu teknologi serba elektronis tim Yamaha, seperti anti-willy dan antiselip.
Dia berjanji akan konsisten memimpin klasemen. Mulai seri kedua, Lorenzo memimpin klasemen.