Lorenzo Menang Dramatis

Kompas.com - 04/04/2011, 04:17 WIB

Jerez, Kompas - Setelah melalui pertarungan dramatis di sirkuit licin, pebalap Spanyol dari tim Yamaha, Jorge Lorenzo, mengulangi kesuksesan tahun 2010 dengan menjuarai MotoGP seri Spanyol, Minggu (3/4). Sempat tercecer di posisi keempat, ia menjadi juara setelah tiga pebalap terdepan jatuh.

Pebalap tim Repsol Honda, Casey Stoner, yang berada di posisi start terdepan langsung memimpin lomba sejak tikungan pertama. Lorenzo yang menempati posisi start ketiga mampu menempel Stoner dan meninggalkan Dani Pedrosa dari tim Repsol Honda yang start di urutan kedua.

Kejutan tercipta dari Marco Simoncelli dan Valentino Rossi sejak lewat tikungan awal. Simoncelli dari tim Grescini Honda yang start di urutan kelima mampu menyodok posisi ketiga dan Rossi yang start di urutan ke-11 langsung merebut posisi kelima.

Wartawan Kompas, Adi Prinantyo, dari Jerez, Spanyol, melaporkan, sejak Sabtu (2/4) ribuan pengendara sepeda motor sudah berkerumun dan berkemah di dekat Sirkuit Jerez. Hujan gerimis yang mengguyur sirkuit tidak menyurutkan semangat ribuan orang untuk menonton MotoGP di sirkuit dan di bukit-bukit di atas sirkuit.

Guyuran hujan menyebabkan lintasan sirkuit menjadi licin, tetapi semua pebalap tidak menghiraukannya.

Simoncelli yang tampil prima mampu melewati Stoner dan Lorenzo sekaligus di putaran keenam. Sementara Rossi terus melaju ke posisi ketiga dan berusaha melewati Stoner di putaran ketujuh. Namun, Rossi terjatuh di tikungan saat menyalip Stoner dan membuat Stoner menabraknya. Rossi masih dapat melanjutkan lomba, tetapi Stoner harus berhenti saat itu juga.

Kecelakaan ini membuat Simoncelli unggul dua detik di depan Lorenzo. Sayangnya, pada putaran ke-12, Simoncelli terjatuh dari sepeda motornya dan akhirnya Lorenzo memimpin.

Dani Pedrosa yang tercecer di nomor tujuh langsung bangkit dan merebut posisi kedua dari Nicky Hayden. Posisi kedua diambil alih Ben Spies dari tim Yamaha, tetapi Ben juga terjatuh saat tersisa tiga putaran.

Lorenzo akhirnya finis pertama, diikuti Pedrosa. Urutan juara satu dan dua ini sama dengan MotoGP seri Spanyol 2010.

Posisi ketiga ditempati Nicky Hayden dari tim Ducati, posisi keempat Hiroshi Aoyama, dan Rossi berhasil finis di urutan kelima. Pebalap Suzuki, John Hopkins, yang menggantikan Alvaro Bautista karena masih cedera finis di urutan ke-10.

Cocok dengan motor

Di Sirkuit Silverstone, Britania Raya, sebelum pertandingan di Jerez, Lorenzo mengatakan, dia menyukai motor balap Yamaha YZR M1 yang digunakannya. Walau harus menyesuaikan dengan motor balap yang disetel baru, dia optimistis dapat tampil maksimal di tanah kelahirannya.

”Tenaganya lebih kuat, kontrol traksi (daya lekat) ban juga lebih kuat. Secara umum, motor kali ini lebih mudah dikendarai sehingga bisa melaju lebih kencang,” kata Lorenzo. Dia mengaku terbantu teknologi serba elektronis tim Yamaha, seperti anti-willy dan antiselip.

Dia berjanji akan konsisten memimpin klasemen. Mulai seri kedua, Lorenzo memimpin klasemen. (Reuters/AFP/ECA)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau