PARIS, KOMPAS.com - Para penyidik Perancis, Minggu (3/4/2011), mengatakan, mereka telah menemukan serpihan pesawat Air France yang jatuh di Samudera Atlantik tahun 2009 yang menewaskan semua (228) orang di dalamnya. Pesawat dengan nomor penerbangan 447 itu menghilang setelah lepas landas dari Rio de Janeiro, Brasil dalam perjalanan ke Paris, Perancis.
Badan Investiasi Kecelakaan Udara Perancis, BEA, sebagaimana dilansir CNN, mengatakan, sebuah tim -yang dipimpin oleh Woods Hole Oceanographic Institution- menemukan bagian-bagian pesawat dalam suatu operasi pencarian bawah laut yang dilakukan dalam 24 jam terakhir. Badan itu tidak segera menjelaskan, bagian mana dari pesawat itu yang berhasil telah ditemukan.
Para penyidik hingga kini ??belum menentukan sebab kecelakaan tersebut, dan sebagian besar badan pesawat -termasuk rekaman penerbangan- belum ditemukan, meskipun sudah dilakukan operasi pencarian besar-besaran yang melibatkan kapal selam angkatan laut Perancis.
Pesawat Air France itu jatuh dalam cuaca badai dan sebagian besar mayat tidak pernah ditemukan. Studi terhadap puing-puing dan mayat-mayat yang ditemukan menuntun BEA kepada suatu kesimpulan bahwa perut pesawat itu yang pertama kali menghantam air. Masker oksigen dalam kabin penumpang juga tidak dikeluarkan, yang menunjukkan bahwa ruang kabin tidak mengalami kekurangan tekanan, kata BEA dalam satu laporan tahun 2009.
Sementara pesan otomatis yang dikirim dari pesawat itu pada menit-menit sebelum kecelakaan terjadi menunjukkan, ada masalah dengan pengukuran kecepatan udara. Namun para penyidik mengatakan, hal itu saja tidak cukup untuk menyebabkan bencana.
Lokasi tempat pesawat itu jatuh jauh di luatan Atlantik - butuh dua hingga empat hari bagi kapal untuk mencapai lokasi dari pelabuhan terdekat di Brasil atau Senegal di Afrika barat. Menurut BEA, medan bawah laut di titik juga tidak rata tetapi bergunung-gunung dan berlembah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang