Putra Khadafy Mau Singkirkan Sang Ayah

Kompas.com - 04/04/2011, 14:46 WIB

WASHINGTON, KOMPAS.com Setidaknya dua putra pemimpin Libya, Moammar Khadafy, sedang mengusulkan satu transisi menuju demokrasi konstitusional yang akan mencakup penyingkiran ayah mereka dari kekuasaan. Harian The New York Times melaporkan hal itu pada Minggu (3/4/2011) malam waktu AS.

Harian itu, mengutip seorang diplomat yang tidak disebutkan namanya dan seorang pejabat Libya tentang rencana tersebut, mengatakan, transisi akan dipelopori oleh salah satu putra Khadafy, yaitu Saif al-Islam el-Khadafy yang merupakan doktor filsafat tamatan London School of Economics (LSE). Tidak jelas apakah Kolonel Khadafy (68) telah menyetujui proposal yang dilaporkan didukung oleh anak-anaknya itu, yaitu Saif dan El-Saadi Khadafy.

Namun, seorang yang dekat dengan kedua putra Khadafy mengatakan, sang ayah tampaknya bersedia untuk mengikuti opsi tersebut. Kedua putranya itu "ingin bergerak menuju perubahan bagi negara" tanpa ayah mereka. The Times melaporkan hal itu, mengutip seorang yang dekat dengan Saif dan Saadi.

Sumber harian tersebut juga mengatakan, kedua putra Khadafy telah menghadapi begitu banyak rintangan dengan ayahnya. Jika mereka mendapat lampu hijau dari sang ayah, maka "mereka akan membawa perubahan bagi negara itu dengan cepat". Menurut The Times, gagasan tersebut mungkin mencerminkan perbedaan yang telah lama terjadi di antara para putra Khadafy.

Menurut harian itu, Saif dan Saadi telah mengikuti arah ekonomi dan politik gaya Barat, sementara putra Khadafy lainnya yang sempat diberitakan tewas bulan lalu, yaitu Khamis, dan Mutuassim dianggap sebagai garis keras. Khamis memimpin milisi pro-pemerintah. Adapun Mutuassim yang merupakan seorang penasihat keamanan nasional telah dianggap sebagai saingan Saif dalam persaingan untuk menggantikan posisi ayah mereka.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau