Gedung baru dpr

Anis-Priyo Absen, Rapat Batal

Kompas.com - 05/04/2011, 16:09 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Rapat konsultasi antara unsur pimpinan DPR dan pimpinan fraksi yang sedianya dijadwalkan Selasa (5/4/2011) pukul 14.00 batal digelar. Rapat ini akan membahas polemik rencana pembangunan gedung baru DPR yang mendapat sorotan publik dalam dua pekan terakhir.

Ketua DPR Marzuki Alie mengatakan, rapat ditunda karena ada dua unsur pimpinan Dewan yang tak bisa hadir dalam rapat konsultasi ini meski sejumlah pimpinan fraksi sudah tampak berdatangan. Dua pimpinan yang tidak hadir adalah Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso asal Fraksi Golkar dan Anis Matta, Wakil Ketua DPR asal Fraksi PKS.

"Karena pimpinan kolektif kolegial, kami sepakat tidak melaksanakan hari ini. Kami tidak mau ambil resiko atas keputusan karena ada dua pimpinan yang tidak hadir," ujar Marzuki di Gedung DPR, Jakarta.

Menurut keterangan yang disampaikan, Priyo tak bisa hadir karena harus bertemu dengan mantan Ketua Umum Golkar Jusuf Kalla, sedangkan Anis Matta tak dapat dihubungi untuk mengonfirmasi alasan ketidakhadirannya.

Marzuki mengatakan, meskipun tiga unsur pimpinan hadir, tak bisa mewakili unsur kolektif. Kecuali, dua unsur pimpinan yang tak hadir menyatakan akan menerima apa pun keputusan yang dihasilkan rapat konsultasi. Forum akhirnya memutuskan untuk menunda rapat hingga Kamis (7/4/2011) sebelum masa sidang III tahun 2010-2011 ditutup pada sidang paripurna, Jumat.

"Teman-teman agar bersabar. Pimpinan Dewan tidak lengkap. Semua harus diambil dan suara harus lengkap. Fraksi juga harus lengkap," kata Marzuki.

Kemarin, Marzuki mengatakan, keputusan soal berlanjut atau tidaknya pembangunan gedung DPR akan diputuskan dalam pekan ini. Sebelum diputuskan di paripurna, Pimpinan DPR akan menggelar rapat konsultasi dengan pimpinan fraksi. Hasil dari rapat konsultasi akan dibawa ke rapat Badan Musyawarah untuk diambil keputusan dan disahkan di rapat paripurna DPR.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau