JAKARTA, KOMPAS.com – Pada kuartal pertama 2011, produsen mobil terbesar di Indonesia, PT Astra Daihatsu Motor (ADM), berhasil mencatat penjualan ritel kumulatif 32.194 unit atau naik 32 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu hanya 24.479 unit.
Khusus Maret, penjualan Daihatsu dengan merek sendiri di pasar Indonesia 11.168 unit dan belum terpengaruhi situasi dan kondisi Jepang saat ini. Penjualan tertinggi disumbangkan oleh Xenia 53 persen atau 5.956 unit, naik 10 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Kontribusi kedua terbesar adalah Gran Max, 2.920 unit naik 11 persen, Terios 1,641 unit (naik 11 persen) dan sisanya Luxio & Sirion masing-masing 516 unit dan 135 unit.
Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran ADM mengatakan, “Penjualan otomotif nasional selama 3 bulan terakhir ini naik tajam. Bahkan pada Maret lalu, pasar ritel nasional melewati 80.000 unit. Lantas, apakah tren tersebut akan berlanjut? Kita terus memantau kondisi di Jepang saat ini,” jelasnya.
Mitsubishi & Toyota
Kendati penjualan Daihatsu terus naik, posisi #2 mulai diancam oleh Mitsubishi yang memperlihatkan pertumbuhan lebih besar. Pada kuartal pertama ini, selisih penjualan Daihatsu dengan Mitsubihi untuk ritel hanya 26 unit: Daihatsu 32.194 unit, Mitsubishi 32.168 unit.
Malah untuk wholesales (WS), Mitsubishi sudah mengeser posisi Daihatsu ke peringkat tiga. WS Mitsubishi pada kuartal pertama 2011 tercatat 34.227 unit, sedangkan Daihatsu 32.734 unit.
Merek dan produsen yang terus berjaya adalah Toyota dengan kenaikkan penjualan cukup tinggi dari Februari ke Maret, baik WS maupun ritel. Total penjualan Toyota pada kuartal pertama, untuk WS sudah mencapai 85.426 unit atau menguasai 37,9 persen. Sedangkan ritel, mencapai 84.858 unit atau menguasai 38,9 persen pangsa pasar penjualan mobil di negeri ini.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang