MAGELANG, KOMPAS.com - Jembatan sungai Pabelan Prumpung Muntilan Magelang yang ambrol akibat terjangan lahar dingin Merapi akan segera diganti dengan struktur rangka baja sebagai pengganti jembatan tersebut.
"Kerangka baja dari Jakarta sudah diangkut menuju Muntilan, Selasa sore kemarin," terang Budi Sudirman ST, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Muntilan-Salam Satuan Non Vertikal Tertentu (SNVT) Jalan Nasional Wilayah II Kementerian Pekerjaan Umum, Rabu (6/5/2011).
Budi menyebutkan, panjang rangka baja itu mencapai 60 meter, tinggi 5,5 meter dan lebar 9 meter, termasuk untuk trotoar di sisi kiri dan kanan. Diperkirakan struktur tiba di lokasi Kamis pagi. "Proses pemasangan butuh waktu sekitar 60 hari, dan mungkin akhir Mei sudah bisa dioperasikan," imbuhnya. Perbaikan juga dilakukan untuk pilar jembatan sisi utara yang terkikis derasnya laju lahar dingin Merapi pada Rabu (30/3/2011) lalu.
Sementara itu, untuk normalisasi alur sungai di hulu jembatan pihaknya telah menurunkan dua alat berat. Normalisasi yang dimaksud adalah memisahkan arus air menjadi dua di sisi pilar penyangga jembatan yang tengah diperbaiki. "Bongkahan-bongkahan batu di bawah pondasi pilar jembatan sisi barat juga akan ditumbuk," katanya.
Mengenai teknis perbaikan pilar tengah, akan dibungkus cor beton setebal 40 cm. Pekerjaan itu ditargetkan selesai dalam dua pekan ke depan. "Kalau kondisi cor beton nanti sudah kering, otomatis bisa memperkuat pilar dan arus lalu lintas kendaraan bisa lebih lancar," ujarnya.
Seperti diberitakan, salah satu jembatan sungai Pabelan Prumpung Muntilan Magelang jebol akibat terjangan lahar dingin Gunung Merapi pada Rabu (30/4/2011) lalu. Akibatnya, transportasi di jalur utama Yogyakarta-Magelang terhambat. Kendaraan roda empat atau lebih, dan angkutan umum terpaksa memutar lewat jalur alternatif.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang