Bintang iklan

Rooney Putus dengan Coca-Cola

Kompas.com - 07/04/2011, 04:16 WIB

Nama baik adalah sebuah pertaruhan. Terlebih jika nama baik itu disandang seseorang yang masyhur karena kebintangannya. Maka, ketika Wayne Rooney (25) menyemburkan kata-kata kotor persis di depan kamera televisi, sanksinya tidak main-main. Ia diskors selama dua laga dan ia pun diputus kontrak secara permanen oleh produsen minuman kondang, Coca-Cola.

Rooney mencetak hattrick saat Manchaster United menang 4-2 melawan West Ham pada laga Liga Primer hari Sabtu (2/4). Sekejap setelah menyarangkan tendangan penalti atau gol ketiganya, Rooney menyerukan kata-kata kotor di depan kamera, tetapi tidak terang kalimat utuhnya.

Serta-merta seusai laga Rooney meminta maaf. Ia mengaku telah mengucapkan kata-kata buruk karena terdorong emosi yang meluap-luap. Itu adalah pernyataan spontan sebagai sebuah perayaan gol. Gordon Taylor, Ketua Persatuan Atlet, juga mempertanyakan sanksi berlebihan itu. Sayang, FA berkeras. Sanksi skorsing dua laga sudah dijatuhkan, Selasa.

Rupanya hukuman itu belum cukup bagi Rooney. Coca-Cola pun memutus kontrak. Rooney dinilai tidak tepat lagi ”mewakili” Coca-Cola untuk segala macam promosi produk. Meski demikian, hubungan baik dengannya tetap terjalin baik.

Coca-Cola pernah menghentikan peran Rooney dari aneka rupa kampanye perusahaan itu menyusul dugaan perselingkuhannya dengan Jennifer Thompson tahun 2009. Ia beberapa kali diduga ”tidur” dengan pekerja seks itu saat istrinya, Coleen, mengandung anak lelaki mereka, Kai. Tampang pemain terbaik Inggris tahun 2008 dan 2009 yang menempel di kaleng serta botol produk Coke Zero pun segera dicopot pada September 2010 ketika skandal terkuak.

Kini, ketika Rooney gagal mempertaruhkan nama baiknya, Coca-Cola pun berang. Kontrak Coca-Cola dengan Rooney sebenarnya sudah selesai tahun lalu dan akan diperpanjang. Namun, keadaan kini berbeda. ”Kini kami sama-sama sepakat tidak akan memperpanjang kontrak,” kata Coca-Cola, Rabu.

”Kami harap karier Wayne terus baik. Bagian pemasaran kami berencana untuk menjadi sponsor Olimpiade London 2012 dan Paralympic Games. Kami juga akan menjadi sponsor untuk pawai obor olimpiade,” demikian tulis Coca-Cola.

Rooney menjadi endorser bagi Coke Zero sejak tahun 2007. Empat tahun cukuplah bagi Rooney dan Coca-Cola. Apakah setelah ini sponsor lain enggan mendekat? Belum tentu. Selama masih bersinar di lapangan, Rooney mestinya akan tetap berpamor. Dan, kembali ia harus mempertaruhkannya. (IVV)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau