Penerbangan

Mandala Janji Pesangon Sesuai Aturan

Kompas.com - 07/04/2011, 08:35 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Manajemen Mandala Airlines berjanji memberikan pesangon kepada ratusan pegawainya yang terkena rasionalisasi dengan kompensasi yang semestinya.

"Mandala akan memberikan pesangon sesuai dengan aturan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi," kata staf komunikasi Mandala Syafitri saat dihubungi Tribun, Rabu (6/4/2011) malam.

Syafitri mengakui, pernyataannya tersebut berdasarkan arahan dari Head of Corporate Communication Mandala, Nurmaria Sarosa.

Salah satu karyawan Mandala yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), Desi, mengatakan, dirinya merasa lega dengan keputusan manajemen yang memberikan pesangon penuh kepada karyawan yang terkena rasionalisasi. "Tidak benar kalau kami dipaksa untuk menandatangani surat PHK tanpa membaca klausulnya lebih dulu. Mungkin itu jalan terbaik," katanya kepada Tribun.

Dia mengungkapkan, perusahaan yang telah dia tinggalkan pada 1 April 2011 tersebut akan membayar pesangon pada 90 hari kerja mendatang.

Sebelumnya dikabarkan, Mandala mem-PHK 50 persen karyawannya untuk melakukan efisiensi perusahaan. Hal ini dilakukan agar investor baru mau bergabung dengan maskapai yang sementara berhenti beroperasi tersebut.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau