JAKARTA, KOMPAS.com — Kepolisian batal melakukan rekonstruksi kasus penggelapan dan pencucian uang tersangka, Malinda Dee (47), di Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri, Kamis (7/4/2011). Pasalnya, baik Malinda maupun para karyawan Citibank tak dapat mengikuti rekonstruksi.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Anton Bachrul Alam mengatakan, Malinda saat ini masih sakit. Adapun para karyawan Citibank lelah setelah mengadiri rapat di Komisi XI DPR.
"Sebagian dalam keadaan kurang fit sehingga belum dilakukan rekonstruksi," ujar Anton di Mabes Polri, Kamis.
Agenda penyidikan hari ini, kata Anton, hanya memeriksa head teller Citibank berinisial N sebagai saksi. Sebelumnya, penyidik memeriksa head teller berinisial W.
"Kita lihat apakah kegiatan yang bersangkutan dalam melayani nasabah sudah sesuai dengan prosedur operasional standar. Sekarang belum selesai pemeriksaan. Kita tunggu saja," katanya.
Ketika ditanya kapan rekonstruksi akan digelar, Anton menjawab, "Tunggu sehat dulu."
Seperti diketahui, rekonstruksi sedianya dilakukan pada hari Senin lalu. Namun, hal itu batal lantaran ibu tiga anak tersebut sakit. Hingga saat ini, Malinda baru diduga menggelapkan dana tiga nasabah dari 236 nasabah private banking yang dia kelola dengan total dana Rp 16 miliar.
Polri masih mengaudit 30 rekening, baik atas nama Malinda maupun perusahaan miliknya, di beberapa bank. Polri belum menyebut berapa total kekayaan Malinda.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang