BEKASI, KOMPAS.com - Hasil pemeriksaan psikologi Friska Anastasya Octaviany alias Icha alias Rahmat Sulistyo yang dilakukan Selasa (5/4/2011) di Polda Metro Jaya mengindikasikan bahwa secara kejiwaan Icha tidak bermasalah.
"Tersangka tidak ada gangguan jiwa. Hanya orientasi seksual saja berubah-ubah. Berdasarkan pemeriksaan psikologis juga tidak ada masalah," ujar Kapolsektro Jatiasih, AKP Darmawan Karosekali di Polsektro Jatiasih, Jumat (8/4/2011).
Menurut Karosekali, kasus ini masih bisa dilanjutkan karena tersangka dinilai masih bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya. Oleh karena itu, proses hukum Icha ini akan terus berjalan.
"Yang pasti perilakunya berubah-ubah. Tidak hanya feminin. Orientasi seksualnya juga berubah-ubah," kata Karosekali.
Icha dibawa dari Polsektro Jatiasih ke Polda Metro Jaya pada hari Selasa (5/4/2011) untuk menjalani pemeriksaan psikologis. Berdasarkan pemeriksaan tersebut, polisi akan mengambil tindakan terhadap tersangka sesuai dengan hasil pemeriksaan ahli psikologis tersebut.
Sebelumnya diberitakan, Icha alias Rahmat Sulistyo menikah dengan Muhammad Umar pada tanggal 19 September 2010. Setelah enam bulan tinggal bersama, kedok Icha sebagai laki-laki terungkap. Pada hari Rabu (30/3/2011), Umar melaporkan istrinya tersebut ke Polsektro Jatiasih. Sehari kemudian, Kamis (31/3/2011), Icha dibawa ke Polsektro Jatiasih dan ditahan hingga saat ini.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang