Sampoerna hijau voli proliga

Badak LNG Gagal Balas Dendam kepada BNI

Kompas.com - 10/04/2011, 19:03 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com — Tim putri Bontang Badak LNG gagal melakukan pembalasan terhadap Jakarta BNI 46. Mereka kembali takluk 2-3 (21-25, 25-17, 17-25, 25-15, 14-16) pada lanjutan Sampoerna Hijau Voli Proliga di GOR Kertajaya Surabaya, Minggu (10/4/11).

Kendati tidak menentukan bagi kedua tim yang sudah gagal melaju ke empat besar, kubu Jakarta BNI dan Bontang Badak tetap mengibaratkan pertemuan mereka seperti laga final.

"Ini final tim papan bawah untuk menghindari juru kunci. Meski kalah, tapi permainan anak-anak sudah jauh lebih baik dibanding laga-laga sebelumnya," kata Pelatih Bontang, Wienarto, seusai pertandingan.

Pada pertemuan putaran pertama, Bontang Badak tidak mampu memberikan perlawanan maksimal dan kalah telak 0-3 dari juara bertahan Jakarta BNI.

Tim asal Kalimantan ini sebenarnya punya kesempatan membalas pada pertemuan keduanya di Surabaya, saat mereka mampu menyamakan skor 14-14 setelah tertinggal empat angka. Namun, dua kesalahan tidak perlu dan lemahnya pertahanan membuat Bontang Badak LNG kembali harus menyerah.

"Pemain kami tidak memiliki mental juara dan seharusnya kami bisa mengambil pertandingan hari ini," tambah Wienarto.

Pelatih Jakarta BNI, Sukirno, juga memberikan apresiasi terhadap permainan Bontang Badak yang jauh lebih solid dibanding pertemuan di putaran pertama.

"Mereka bisa tampil lepas, sementara pemain kami masih saja mengalami sindrom pada angka kritis. Tapi, syukurlah akhirnya kami bisa menang," katanya.

Kemenangan ini menjadi yang kedua bagi Jakarta BNI dari sepuluh laga yang sudah dimainkan. Mereka kini menempati peringkat enam klasemen atau satu tingkat lebih baik dari Bontang Badak di posisi juru kunci.

Perhelatan Proliga musim ini menjadi catatan buruk bagi juara dua kali Jakarta BNI 46 karena untuk pertama kalinya mereka gagal masuk empat besar sejak 2002.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau