Gp malaysia

Hamilton Frustrasi Terlalu Cepat Pit Stop

Kompas.com - 10/04/2011, 21:04 WIB

SEPANG, KOMPAS.com — Lewis Hamilton harus menerima kenyataan yang cukup pahit di GP Malaysia, Minggu (10/4/11), karena meskipun start dari posisi dua, pebalap McLaren ini justru finis di urutan tujuh. Menurutnya, terlalu cepat masuk pit stop membuatnya frustrasi karena harus membayar mahal.

Setelah start, Hamilton tampak sangat kompetitif sehingga bisa terus menguntit pebalap Red Bull Racing, Sebastian Vettel, yang menjadi pemenang. Tetapi, kondisi bannya membuat dia harus melupakan impian untuk naik podium pada seri kedua Formula1 2011 tersebut.

"Saya pikir, sepanjang balapan ban mobilku hancur," ujar Hamilton kepada BBC. "Kami terpaksa segera masuk pit, sebelum pebalap lain melakukannya, dan banku habis pada akhirnya.

Hamilton mengakui, finis di posisi tujuh adalah hasil yang sangat mengecewakan. Padahal, sepanjang akhir pekan ini dia terus memberikan tekanan kepada Vettel dan start dari grid pertama saat balapan.

"Saya kira, inilah balapan," ujar juara dunia 2008 tersebut. "Saya start dari posisi dua dan melakukan semuanya untuk bisa bertahan, dan saya benar-benar tidak bisa banyak bicara."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau