Investor cemaskan inflasi

Harga Emas Cetak Rekor Sepanjang Sejarah

Kompas.com - 11/04/2011, 15:08 WIB

SINGAPURA, KOMPAS.com — Emas melesat dan kembali mencetak rekor baru sepanjang sejarah. Sementara perak memperpanjang kenaikannya dalam sembilan hari berturut-turut dan menjadi reli terbaiknya sejak Maret 2008. Investor memburu logam mulia sebagai lindung nilai terhadap percepatan inflasi.

Kontrak emas untuk pengiriman Mei di divisi Comex bursa NYMEX-AS mencetak rekor baru setelah naik 0,3 persen ke 1.478 dollar AS per troy ounce pada perdagangan pagi di pasar Asia. Hingga pukul 14.12, harga emas masih bertengger di posisi 1.474,8 dollar AS per troy ounce.

Sementara itu, perak sempat melejit 1,5 persen ke 41,5238 dollar AS per troy ounce. Ini harga tertingginya sejak 1980.

Chae Un Soo dari KEB Futures Co menyebut, harga komoditas di seluruh bursa melejit karena lebih buruknya proyeksi inflasi. "Saat ini, semakin banyak investor yang memburu emas sebagai lindung nilai investasi," ujarnya.

The Federal Reserves mempertahankan suku bunga rendah di 0,25 persen sejak Desember 2008 untuk menstimulus ekonominya. Sementara ECB sudah menaikkan suku bunganya menjadi 1,25 persen karena kekhawatiran atas tekanan inflasi.

Analis Phillip Futures Pte Ong Yi Ling menyebut, tertekannya dollar karena kebijakan moneter The Fed berlawanan dengan langkah pengetatan ekonomi yang dilakukan beberapa bank sentral lainnya. "Pelemahan dollar mendongkrak daya tarik emas sebagai alternatif mata uang," katanya.

Mayoritas analis yang disurvei Bloomberg juga memprediksi, emas akan naik pada pekan ini. Berdasarkan data Commodity Futures Trading Commission AS, manajer investasi dan spekulator menambah posisi mereka di emas berjangka New York pada sepekan yang berakhir 5 April lalu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau