Briptu Norman Pindah ke Jakarta?

Kompas.com - 11/04/2011, 18:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota Brimob Polda Gorontalo, Briptu Norman Kamaru, terus menuai apresiasi atas aksi menyanyinya yang tersebar luas melalui YouTube. Tak hanya mendapatkan tawaran rekaman, Norman juga menerima beasiswa untuk menempuh kuliah di Fakultas Hukum Universitas Bung Karno, Jakarta, secara gratis. Dengan banyaknya tawaran yang datang, muncul kabar bahwa ia akan dipindahtugaskan ke Jakarta.

Saat dikonfirmasi mengenai hal ini, Norman menyerahkan sepenuhnya kepada atasannya.

"Insya Allah, itu, kan, kebijakan dari pimpinan saja nanti," ujar Norman, seusai menerima beasiswa, di Kampus Universitas Bung Karno, Jakarta, Senin (11/4/2011).

Norman mengaku senang mendapat beasiswa tersebut. Apalagi, ia memang sangat ingin mengecap bangku kuliah sejak dulu.

"Karena ilmu pengetahuan itu, kan, penting buat kami anggota Polri," kata penggemar Shah Rukh Khan ini.

Ditemui di lokasi yang sama, Kabid Humas Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar belum dapat memastikan kepindahan Norman ke Jakarta. Menurut Boy, hal tersebut akan dibicarakan dengan petinggi Polri terlebih dahulu.

"Nanti akan dievaluasi oleh pimpinan terlebih dahulu," kata Boy.

Dalam sepekan terakhir, nama Briptu Norman Kamaru memang menjadi perbincangan publik dan mengisi pemberitaan media massa. Aksi kocaknya dalam menyanyikan lagu Shah Rukh Khan secara lipsing telah mengundang perhatian publik. Derasnya apresiasi yang mengalir membuat Briptu Norman dipanggil Polri ke Jakarta dan diminta mengisi berbagai acara televisi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau