Keluarga Irzen Gugat Perdata Citibank

Kompas.com - 12/04/2011, 10:57 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Keluarga Irzen Octa akan menggugat Citibank secara perdata terkait kematian Irzen saat akan menyelesaikan tagihan kartu kredit Citibank miliknya di Menara Jamsostek di Jakarta.

OC Kaligis, penasihat hukum keluarga Irzen, mengatakan, gugatan perdata akan didaftarkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, minggu ini. "Saya akan gugat secara perdata, minta ganti kerugian. Nasib anaknya gimana?" kata Kaligis di Polres Jakarta Pusat, Selasa (12/4/2011).

Kaligis mengatakan, gugatan perdata diambil lantaran pihak Citibank tidak menjawab somasi yang dilayangkan beberapa waktu lalu. "Kami sudah somasi, enggak ada jawaban. Berarti dia (Citibank) membenarkan," kata dia.

Kaligis memberi contoh gugatan salah satu keluarga siswa Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang tewas dianiaya. "Itu ganti ruginya di Pengadilan Tinggi besarnya Rp 150 miliar. Jadi, sudah ada patokan," ujar dia.

Ketika ditanya berapa nilai gugatan yang akan dia ajukan, Kaligis menolak menyebutkan hal itu. "Nanti aja kalau sudah masuk (gugatan)," elak dia.

Seperti diberitakan, Irzen diduga tewas dianiaya oleh para debt collector pihak Citibank. Kepolisian telah menetapkan lima orang sebagai tersangka. Keluarga Irzen meminta otopsi ulang untuk memastikan penyebab kematian Irzen. Pasalnya, pihak RSCM mengeluarkan dua hasil visum yang berbeda dalam waktu yang bersamaan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau