Briptu Norman Akan Dipindah ke Jakarta

Kompas.com - 12/04/2011, 21:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Satuan Brigade Mobil Polda Gorontalo Ajun Komisaris Besar Anang A Sumpena mengatakan, ada kemungkinan Briptu Norman Kamaru dipindah tugasnya ke Jakarta. Hal itu terkait dengan misi public service yang diemban Norman.

"Ada kemungkinan dia akan dipindahkan ke Jakarta. Saya di sini hanya sebagai pendamping Norman dan bukan manajernya," ujar Anang saat ditemui wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (12/4/2011).

Ia mengatakan, kedatangan anggota Polda Gorontalo, Briptu Norman Kamaru, ke Jakarta dan berkeliling ke berbagai tempat bukan atas keinginan pribadinya, bukan pesiar, atau cuti. Menurut dia, kedatangan Briptu Norman ini sesuai visi misi dari kepolisian.

"Norman ke Jakarta bukan pesiar atau cuti, tetapi lagi menjalankan tugas, tugasnya public service, sesuai dengan visi dan misi kita," ujarnya. "Kami harapkan dengan adanya Norman ini, hubungan emosional masyarakat dan Polri bisa terjalin dengan baik," tambahnya. Anang juga menjelaskan kedatangan Norman tidak menganggu tugasnya di kesatuannya saat ini di Polda Gorontalo.

Briptu Norman menjadi terkenal setelah mengunggah video dirinya saat berjoget dengan iringan lagu India di Youtube. Ia sempat diberi teguran karena perbuatannya saat bertugas dinilai tidak etis. Namun, petinggi Polri kemudian menanggapi positif tindakan Norman. Ia sempat menghadap sejumlah pejabat Polri bahkan bertemu langsung Kapolri. Briptu Norman bahkan mendapat tawaran beasiswa kuliah di Universitas Bung Karno.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau