Pengeroyokan

Nurdin Halid Akan Diperiksa

Kompas.com - 13/04/2011, 07:13 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Nurdin Halid rencananya akan diperiksa polisi sehubungan dengan kasus lima pemuda yang menyerang Toyota Alphard milik Direktur Utama PT Liga Indonesia Andi Darussalam Tabussala. Ia akan diperiksa Jumat (15/4/2011) di Markas Reserse Mobil Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

"Nurdin akan diperiksa pekan ini sehubungan kasus perusakan mobil Andi Darussalam," tutur Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Baharuddin Djaffar di Jakarta, Selasa (12/4/2011) malam.

"Saya masih mempelajari berkasnya untuk memastikan arah penyelidikan kasus ini sesuai perundang-undangan yang berlaku," kata Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Herri Rudolf Nahak yang dihubungi terpisah.

Menurut Kepala Satuan Resmob Polda Metro Jaya Komisaris Herry Heryawan, polisi telah melayangkan surat panggilan kepada Nurdin terkait dua kali pertemuan antara Nurdin, Nursyam Halid alias Ancang adik kandung Nurdin, dan tersangka Edo. "Kami memanggil Nurdin untuk datang pada hari Jumat. Dia akan kami periksa sebagai saksi," jelas Herry.

Sehari sebelumnya, Senin (11/4/2011), Ancang diperiksa selama tujuh jam di Markas Resmob. Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menduga Ancang membayar dan memerintahkan sejumlah pemuda menyerang Toyota Alphard milik Andi. Namun, polisi belum menetapkan Ancang sebagai tersangka.

Menurut polisi, hasil pemeriksaan terhadap Edo menunjukkan, pemuda ini mengaku sebagai orang yang merekrut dan membayar sejumlah orang. Ia mengaku mendapat uang dari Ancang.

Menurut Edo, Ancang pula yang memerintahkan Edo dan kawan-kawan menyerang mobil Andi. "Edo mengaku dibayar Ancang. Sebagian uang yang Edo dapat diberikan kepada teman-temannya," kata Herry. (WIN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau