JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indoesia (BEI) pada Rabu (13/4/2011) dibuka melemah 15,68 poin searah dengan bursa-bursa kawasan regional yang berada dalam area negatif.
IHSG dibuka turun 0,42 persen menjadi 3.703,56, dan indeks 45 saham unggulan (LQ45) juga turun 4,03 poin atau 0,61 persen ke posisi 660,87.
Analis Samuel Sekuritas, Christine Salim, di Jakarta, Rabu, mengatakan, IHSG kembali bergerak melemah seiring koreksi signifikan di harga komoditas dunia. "Melemahnya komoditas dunia memberi sentimen negatif bagi saham-saham berbasis komoditas, seperti batubara dan metal," kata dia.
Namun demikian, tekanan jual di bursa regional yang mulai mereda akan membatasi penurunan indeks hari ini.
Bursa regional tercatat melemah, di antaranya Indeks Hang Seng melemah 115,99 poin (0,48 persen) ke level 23.866,25, Indeks Nikkei-225 turun 10,14 poin (0,11 persen) ke level 9.545,12, dan Indeks Straits Times melemah 1,26 poin (0,04 persen) ke level 3.137,87.
Analis saham Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, menambahkan, aksi profit taking (ambil untung) yang terjadi pada bursa-bursa regional memberi sentimen negatif pada indeks dalam negeri.
"Bursa regional yang tertekan menjadi sentimen negatif bagi indeks BEI dan memicu investor memilih melakukan profit taking setelah indeks beberapa hari mengalami kenaikan," katanya.
Investor, kata dia, mewaspadai berlanjutnya aksi jual pada saham berbasis komoditas seiring dengan tengah menurunnya harga minyak mentah dunia.
Ia memperkirakan, pada perdagangan hari ini, indeks akan bergerak fluktuasi dengan kecenderungan melemah, berada dalam kisaran support-resistance 3.700-3.734 poin.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang