Penerbangan antariksa

Pesawat Ulang Alik NASA Akan Dimuseumkan

Kompas.com - 13/04/2011, 13:02 WIB

KOMPAS.com — Tanggal 12 April 2011 ternyata tak cuma menjadi peringatan bagi 50 tahun penerbangan Yuri Gagarin. Untuk NASA, hari tersebut juga bersejarah karena bertepatan dengan peringatan 30 tahun penerbangan pesawat ulang alik.

Pada 12 April 1981, NASA meluncurkan Columbia. Sejak saat itu, 130 penerbangan telah dilakukan menggunakan beberapa pesawat ulang alik, yaitu Columbia, Challenger, Discovery, Atlantis, dan Endeavour. Lebih dari 350 orang berhasil dibawa dalam misi tersebut dengan total jarak tempuh melebihi jarak Bumi-Jupiter.

Setelah 30 tahun penerbangan, pesawat ulang alik akan menjadi kenangan. NASA memutuskan untuk memensiunkan dan menaruh pesawat ulang alik di museum. Kemarin, administrator NASA mengumumkan beberapa museum yang menjadi tempat pemberhentian akhir dan permanen pesawat ulang alik itu.

Pesawat ulang alik Discovery, yang baru saja pensiun setelah menuntaskan misi ke-39 dan terakhirnya pada Maret lalu, akan dimuseumkan di Smithsonian National Air and Space Museum, tepatnya di Steven F Udvar-Hazy Center, dekat Dulles International Airport, Virginia, dekat Washington DC.

Sementara itu, Endeavour yang akan meluncur untuk terakhir kalinya pada bulan ini nantinya akan ditempatkan di California Sceince Center, Los Angeles. "Tempat itu terletak hanya beberapa kilometer dari Rockwell, tempat pesawat ulang alik itu dikembangkan dan dikonstruksi," kata Bolden.

Pesawat ulang alik lainnya, Atlantis, akan ditaruh di kompleks pengunjung Kennedy Space Center di Florida. Atlantis akan menyelesaikan misi terakhirnya pada Juni nanti. Atlantis nantinya akan menyelesaikan misi ke-135 sejak misi pertamanya tahun 1985.

Adapun Enterprise akan dipindahkan. Ia adalah pesawat ulang alik pertama yang dikonstruksi dan telah dipamerkan di Smithsonian National Air and Space Museum Steven F Udvar-Hazy Center, Virginia, sejak 2003. Nantinya, Enterprise akan disimpan di Intrepid Sea, Air & Space Museum di New York.

Sementara itu, seperti sudah diketahui, Challenger mengalami kecelakaan pada Selasa, 28 Januari 1986, pukul 11.38 pagi saat lepas landas. Pesawat ulang alik itu meledak sekitar 73 detik setelah mengudara di atas pesisir Florida, Samudra Atlantik, mengakibatkan tujuh awak tewas.

Columbia juga hancur berkeping-keping karena meledak pada 1 Februari 2003, sesaat sebelum mengakhiri misi kali ke-28, STS-107. Pesawat ulang alik itu terbakar di atas langit Texas saat memasuki atmosfer Bumi akibat lepasnya lapisan penahan panas di tubuhnya. Dalam kecelakaan itu, tujuh awaknya tewas.

Pengumuman NASA tersebut dibuat setelah 3 tahun sejak NASA mengatakan akan memensiunkan pesawat ulang aliknya. Salah satu tujuan dari menyimpan pesawat-pesawat ini di museum adalah kepentingan pendidikan. Tiap museum memerlukan lebih kurang 28,8 juta dollar AS untuk biaya pengiriman dan biaya memulai pameran.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau