Inter Roboh, Schalke Tantang MU

Kompas.com - 14/04/2011, 03:26 WIB

GELSENKIRCHEN, KOMPAS.com — Inter Milan menyerah 1-2 kepada Schalke pada leg kedua perempat final Liga Champions, di Veltins-Arena, Rabu (13/4/2011). Karena menang 5-2 pada leg pertama, Schalke berhak melaju ke semifinal, dengan Manchester United (MU) menjadi lawannya.

Kemenangan Schalke diawali oleh gol Raul Gonzalez pada menit ke-45. Setelah menguasai bola kiriman Jose Jurado, Raul menggocek bola melewati Julio Cesar dan dari tengah kotak 16 meter, menembakkan bola masuk ke tengah gawang Julio Cesar.

Gol kedua dicetak oleh Benedikt Hoewedes pada menit ke-81. Dari tengah kotak penalti, ia menembakkan umpan Raul masuk ke sudut kiri bawah gawang Cesar.

Adapun gol semata wayang tim tamu dicetak oleh Thiago Motta pada menit ke-49. Gol bermula dari tembakan Diego Milito yang diblok bek Benedikt Hoewedes. Bola kemudian mengenai Lucio dan bergulir kepada Motta yang langsung menembakkannya dari dalam kotak 16 ke sudut kanan bawah gawang Neuer.

Inter datang ke Veltins-Arena dengan bekal kekalahan 2-5 pada leg pertama dan dengan begitu wajib menang minimal 4-0 untuk masuk ke semifinal.

Sebagai juara bertahan, mereka pun mencoba mencari gol cepat. Namun, dengan ketenangan dan perhitungan cermat, barisan belakang dan tengah Schalke mampu membatasi pergerakan tim tamu.

Meski begitu, dalam sejumlah kesempatan, Inter berhasil menciptakan ruang tembak dan mencoba memaksimalkannya. Namun, jika tidak melenceng keluar lapangan, usaha mereka dimentahkan Manuel Neuer.

Pada menit ke-22, ke-23, dan ke-33, misalnya, Wesley Sneijder, Samuel Eto'o, dan Diego Milito melihat eksekusi mereka dari tengah kotak penalti diblok Neuer.

Di sisi lain, meski tak sebanyak Inter, Schalke juga sanggup memaksa Julio Cesar menegangkan otot-ototnya untuk mencegah gawangnya dari gol, seperti ketika mementahkan tembakan Raul pada menit ke-16 dan Jose Jurado pada menit ke-29.

Memasuki babak kedua, Inter mempertahankan sikap agresifnya. Nyaris tanpa ancaman, mereka pun berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Thiago Motta pada menit ke-49.

Gol itu mengangkat kepercayaan diri Inter. Mereka pun terus mempertahankan intensitas serangan. Namun, belum lagi mampu menambah gol, mereka malah kemasukan gol kedua Schalke yang dicetak Howedes, dengan memanfaatkan umpan Joel Matip pada menit ke-60.

Namun, wasit menganulir gol itu karena menilai Howedes berada dalam posisi off-side ketika menerima umpan Matip.

Setelah tembakan Matip pada menit ke-64 melenceng keluar lapangan, Inter lebih konsisten melepaskan serangan dan sejumlah peluang.

Sampai terjadinya gol kedua Schalke, Inter menciptakan setidaknya tiga peluang melalui Diego Milito, Samuel Eto'o, dan Wesley Sneijder. Sementara eksekusi Milito dan Sneijder melenceng keluar lapangan, tembakan Eto'o dijinakkan Neuer.

Meski pertandingan masih menyisakan 9 menit, tetapi gol Howedes tampaknya telah membuat pertempuran berakhir lebih cepat. Pasalnya, sampai peluit berbunyi panjang, Schalke mampu mempertahankan dominasi di lini tengah dan konsisten memangkas usaha Inter untuk bangkit.

Selama 90 menit, Schalke menguasai bola sebanyak 40 persen dan menciptakan empat peluang emas dari delapan kali usaha. Adapun Inter melepaskan lima tembakan akurat dari 20 kali percobaan.

Susunan pemain:
Schalke:
Manuel Neuer; Benedikt Hoewedes, Christoph Metzelder, Hans Sarpei, Atsuto Uchida; Kyriakos Papadopoulos, Joel Matip, Jose Jurado (Lukas Schmitz 87), Alexander Baumjohann (Julian Draxler 73); Eduardo Goncalves de Oliveira (Angelos Charisteas 77), Raul Gonzalez

Inter: Julio Cesar; Andreas Ranocchia, Lucio, Yuto Nagamoto, Maicon; Thiago Motta, Wesley Sneijder (Philippe Coutinho 88), Javier Zanetti, Dejan Stankovic (Goran Pandev 45); Diego Milito, Samuel Eto'o

Wasit: Damir Skomina

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau