Inspirasi

Ciputra Way Mengubah Rongsokan Jadi Emas

Kompas.com - 14/04/2011, 09:35 WIB

KOMPAS.com - Direktur Ciputra Group  Antonius Tanan, MBA, Msc berbagi tips sukses Ciputra Grup dalam mengembangkan usaha. Sharing yang diberi judul "New Venture creation Ciputra Way" disampaikan Antonius dalam Workshop Technopreneurship di Ruang Komisi Utama BPPT, Jakarta, Rabu (13/4/2011).

Definisi kotoran dan rongsokan menjadi emas adalah ketika proses kreatif dan dramatis disertai penerimaan pasar, dan menghasilkan pelipatgandaan sumber-sumber. "Sumber bukan hanya modal, tapi juga termasuk informasi dan koneksi," jelas Antonius.

Cara untuk bisa mengubah rongsokan menjadi emas bisa dilakukan dengan menciptakan kesempatan, melakukan inovasi, dan menghitung resiko. "Kesempatan itu harus diciptakan, bukan dicari," tambah Antonius.

Adapun inovasi, menurut Antonius adalah merancang rangkaian nilai tambah (value chain) sedemikian rupa hingga pelanggan tidak sanggup mengatakan tidak. Anotonius mengangkat contoh kisah sukses inovasi yang dilakukan iPad. "Dengan pendekatan enterpreneurship, maka sebuah produk teknologi dapat dikembangkan jadi sebuah bisnis yang mengalami sukses luar biasa walaupun secara teknologi bukan yang paling terakhir ditemukan," ujar Antonius.

Antonius memiliki data bahwa sebelum iPad, sudah ada produk-produk PC tablet namun tidak ada yang se- sukses iPad. Contohnya Gridpad (1990), Motion Computing (2002), Apple Message Pad (1993). Tidak ada yang menyaingi keberhasilan iPad yang terjual 1 juta unit hanya dalam waktu 28 hari.

Antonius kemudian menjelaskan delapan inovasi bisnis yang merupakan komponen enterpreneurship yang harus dimiliki enterpreneur, yakni : desain, produksi, marketing, keuangan, HRD & Organisasi, konektivitas dan mobilitas, aliansi strategis, serta respon sosial dan lingkungan.

Antonius juga membagikan lima kompetensi esensial yang harus dikuasai seorang enterpreneur, yakni:
1. Business creation, bagaimana mengkreasi bisnis baru yang berbeda;
2. Business operation, bagaimana mengoperasikan ide yang sudah dibuat;
3. Business growth, bagaimana mengembangkan bisnis;
4. Business revitalization, bagaimana menghidupkan bisnis yang sudah berkembang;
5. Business closing, bagaimana agar bisnis tersebut bisa ditutup, tidak menggantung di investor, atau hal lain. 

Antonius menutup presentasinya dengan memberikan informasi seputar Universitas Ciputra Enterpreneurship Center yang dimiliki Ciputra Group untuk mendidik calon enterpreneur Indonesia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau