JAKARTA, KOMPAS.com — Wartawan senior Rosihan Anwar meninggal dunia sebelum tiba di Rumah Sakit Metropolitan Medical Center (MMC), Kuningan, Jakarta, Kamis (14/4/2011). Dokter RS MMC, Purherbianto, mengatakan hal tersebut.
"Kalau menurut analisis sih beliau sudah tidak ada waktu (tiba) di sini," katanya di RS MMC, Jakarta, Kamis (14/4/2011).
Pur menduga, kemungkinan wartawan lima zaman itu mengembuskan napas terakhirnya di kediamannya atau saat dalam perjalanan menuju MMC. "Namun, sebelum beliau sampai ke sini," ujarnya.
Cucu Rosihan, Almatania, menuturkan, kakeknya dibawa ke MMC pagi tadi dari kediamannya di Jalan Surabaya. Rosihan tampak sesak napas saat bangun tidur. Rosihan, menurut Almatania, baru satu hari menginap di rumahnya setelah menjalani operasi jantung dan dirawat di RS Harapan Kita.
"Memang sesak napas. Selesai makan, napasnya hilang, terkulai, kemudian dibawa ke MMC" ujar Almatania.
Rosihan Anwar menutup mata pada usia 89 tahun. Ia yang dikenal sebagai wartawan lima zaman itu menjadi penulis sejak zaman penjajahan Belanda hingga sekarang. Jenazah Rosihan akan disemayamkan di kediamannya di Jalan Surabaya untuk kemudian dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang