Belai Si Dia di Bagian Tubuhnya Ini

Kompas.com - 14/04/2011, 17:47 WIB

KOMPAS.com — Seni membelai dan mengusap ternyata belum seluruhnya dikuasai oleh Anda maupun pasangan. Banyak yang masih menyentuh pasangan di area yang itu-itu saja, entah itu payudara atau leher. Padahal, masih banyak lokasi lain di tubuh pria yang bisa dieksplorasi. Bila Anda tahu area sensitif mana saja yang masih diabaikan, cobalah membelainya. Si dia pasti akan terkejut bahwa ternyata Anda lebih tahu apa yang bisa bikin dia turn on.

Rahangnya
Rahang merupakan salah satu simbol kejantanan yang paling terlihat dalam diri laki-laki. Sayangnya, selama ini Anda lebih berkonsentrasi ke bagian "bawah" saja. "Ketika Anda mengusap rahang seorang pria, tanpa sadar Anda sedang memperkuat kesan maskulin pada dirinya, dan hal ini akan meningkatkan egonya," kata Barbara Keesling PhD, penulis Men In Bed. Sedangkan dagunya yang belum bercukur pun tak sekadar terlihat seksi. Dagu juga merupakan merupakan jalan masuk ke area kenikmatan.

Untuk membuatnya tergugah, sapukan ujung jari Anda ke sepanjang rahangnya, dimulai dari cuping telinganya menuju ke bawah. Dengan lembut, belai area ini untuk merangsang saraf-saraf sensitif di wajahnya, demikian saran Ian Kerner PhD, penulis Passionista: The Empowered Woman's Guide to Pleasuring a Man.

Lengan bawah
Cobalah meraba lengan bawahnya, pasti si dia akan menggelinjang kaget. Namun bila Anda membelainya dengan cara yang berbeda, rasa geli itu akan berubah menjadi kenikmatan. Ada dua area di lengan bawah yang bisa menciptakan kesenangan baginya. Bagian atas lengan bawah pria itu sangat sensitif karena merupakan area folikel rambut yang dipenuhi saraf. Sedangkan lengan bagian bawahnya penuh dengan otot-otot polos yang tak kalah sensitifnya.

Untuk menstimulasi area ini, menghadaplah ke arah pasangan, lalu letakkan telapak tangan Anda ke masing-masing lengannya dengan ibu jari mengarah ke atas. Gunakan jari-jari Anda untuk membelainya lembut ke atas dan ke bawah.

Paha dalam
Masih jarang perempuan yang berusaha membangkitkan gairah pasangannya di area ini. Usapan lembut tangan Anda di sepanjang paha dalamnya akan membuat aliran darahnya segera terpompa ke area ini. Saat meraba dan membelai, usapkan tangan Anda ke arah Mr P-nya, untuk membantu mengarahkan aliran darah ke area tersebut. Dengan sendirinya, Anda mudah membuatnya turn on, bahkan membuat ereksinya semakin kuat.

Punggung bawah
Bukan bagian belakang pinggang, melainkan lebih ke bawah lagi, mendekati belahan bokongnya. "Area ini juga sering diabaikan karena pria sangat sensitif dengan bokongnya. Padahal kalau dipijat dengan lembut bisa sangat responsif," tutur Kerner. Membelai area ini bisa menyingkirkan rasa kekakuan pada tubuhnya sehingga ia bisa menggerakkan pinggulnya dengan lebih bebas.

Agar ia tidak terkejut atau menolak usapan Anda, katakan saja bahwa Anda hanya ingin mengurut otot-ototnya yang kaku. Minta dia berbaring telungkup dengan kaki sedikit dibentangkan. Lalu elus punggungnya mulai punggung bawah menuju ke arah tulang ekornya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau