JAKARTA, KOMPAS.com — Semua utang Irzen Okta, nasabah Citibank yang tewas saat ditagih oleh penagih utang, dianggap lunas oleh pihak Citibank. Hotma Simbolon, Vice President of Customer Care for Citibank, menjelaskan bahwa pihaknya memohon maaf atas kematian Irzen Okta yang juga Sekretaris Jenderal Partai Pemersatu Bangsa.
"Sudah saya sampaikan bahwa semua utang piutang itu sudah kami hapuskan. Kami mohon maaf atas kejadian ini dan turut berduka atas kepulangan almarhum. Semoga beliau diterima di sisi Allah. Itu yang kami sampaikan," ujar Hotma, Kamis (14/4/2011).
Mengenai gugatan yang dilayangkan pihak keluarga Irzen Okta lewat pengacara OC Kaligis, pihak Citibank saat ini sedang mempelajarinya. "Itu sedang kami pelajari," tambahnya.
Sebelumnya, Irzen Okta (50) ditemukan tewas di Menara Jamsostek, Jakarta Selatan, pada Selasa (29/3/2011). Korban tewas setelah bertemu dengan pihak bank yang menanyakan tunggakan kartu kreditnya. Korban tewas dengan kondisi hidung mengeluarkan darah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang