Semifinal piala fa

Rooney Grogi Tonton "Setan Merah"

Kompas.com - 15/04/2011, 09:49 WIB

MANCHESTER, KOMPAS.com — Penyerang Manchester United, Wayne Rooney, berpendapat, lebih baik diturunkan sebagai pemain daripada penonton saat menyaksikan timnya melawan Manchester City pada babak semifinal Piala FA, Sabtu (16/4/2011). Pasalnya, ia mengaku lebih grogi sebagai penonton daripada tampil di lapangan.

Rooney absen pada pertandingan nanti karena masih menjalani sanksi skor dua pertandingan yang dijatuhkan oleh FA. Sanksi tersebut diberikan setelah penyerang asal Inggris itu mengucapkan kata-kata tak pantas di depan kamera seusai mencetak gol ketiganya ke gawang West Ham United dalam laga yang berkesudahan 4-2 untuk Manchester United (MU) tersebut.

"Aku beri tahu Anda. Kebanyakan pemain lebih grogi menonton pertandingan daripada tampil di pertandingan ini. Sangat mengecewakan ketika Anda tidak bisa tampil di sebuah pertandingan, khususnya pertandingan besar seperti Sabtu nanti," aku Rooney.

Terlepas dari itu, Rooney yakin timnya akan menang dan melangkah ke final. "Namun, aku percaya kami akan mendapatkan peluang-peluang bagus untuk memenangi pertandingan dan aku berharap anak-anak dapat melalui pertandingan itu dan melangkah ke final," ungkapnya. (GL)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau