JAKARTA-KOMPAS.com - Rahmat Sulistyo alias Fransiska Anastasya Octaviany alias Icha diketahui mempunyai orientasi seksual berbeda. Tersangka pemalsuan identitas jenis kelamin ini kini meringkuk di sel tahanan Polsektro Jatiasih, Bekasi.
Kepala Dinas Psikologi Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Nurcahyo mengatakan, hasil dari pemeriksaan tes psikologi menyimpulkan, Icha memiliki kecenderungan menyukai sesama jenis.
"Dia (Icha) memiliki orientasi seksualnya berbeda dan cenderung menyukai sesama jenis," kata Nurcahyo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (14/4/2011).
Nurcahyo menjelaskan, alat seksual Icha masih berfungsi, secara fisik laki-laki, namun sisi femininnya lebih dominan. Dominasi sisi feminin dalam diri Icha, kata Nurcahyo, disebabkan karena tidak mendapatkan figur seorang ayah yang didambakannya, sehingga dalam kesehariannya Icha lebih banyak bersama ibunya. Hal ini menimbulkan sisi kejiwaan Icha lebih kewanitaan.
Nurcahyo mengatakan, hal tersebut bisa saja terjadi, karena dalam psikologi, seksualitas merupakan unisex. "Dalam diri seorang pria, terdapat sisi kewanitaannya dan begitu juga sebaliknya," ujarnya.
Nurcahyo mengatakan, secara psikologi Icha tidak memiliki gangguan jiwa, sehingga Icha dapat diproses secara hukum. "Dia melakukan secara sadar, sehingga secara hukum bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, Icha alias Rahmat Sulistyo menikah dengan Muhammad Umar (32) pada tanggal 19 September 2010. Setelah enam bulan tinggal bersama, kedok Icha terbongkar. Umar mengenal Icha lewat jejaring sosial facebook.
Pada hari Rabu (30/3/2011), Umar melaporkan istrinya tersebut ke Polsektro Jatiasih, Bekasi. Sehari kemudian, Kamis (31/3/2011), Icha dibawa ke Polsektro Jatiasih dan dijebloskan ke kamar tahanan hingga saat ini.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang