Sengketa tpi

Mbak Tutut Siap Hadapi Banding Berkah

Kompas.com - 15/04/2011, 15:56 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pihak Siti Hardiyanti Rukmana (Mbak Tutut) sudah siap jika nanti pihak dari PT Berkah Karya Bersama akan melakukan banding. Hal ini berkaitan dengan putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (14/4/2011), yang memenangkan pihak Siti Hardiyanti Rukmana.

"Melihat keadaan sekarang, mereka (PT Berkah Karya Bersama) akan memaksa kami untuk melakukan proses hukum yang lebih jauh. Tetapi kami sudah siap untuk itu," ujar kuasa hukum Siti Hardiyanti Rukmana, Harry Ponto, saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (15/4/2011).

Pihak PT Berkah Karya Bersama akan kembali mengadakan rapat umum pemegang saham (RUPS) pada 19 April 2011. Agenda dari RUPS tersebut adalah menjaminkan aset-aset yang ada."Saya tidak tahu alasan apa aset-aset itu mau dijaminkan. Apakah itu langkah untuk menghambat kami? Ada apa di balik ini semua," ujar Harry.

Menurut Harry, RUPS yang hendak dilakukan pada 19 April 2011 merupakan upaya  untuk menjegal pihaknya. "Jika ini tetap dilakukan, tentunya kami akan lakukan langkah hukum. Meskipun Mbak Tutut selalu bilang jika sebaiknya dilakukan lewat somasi-somasi saja dulu karena langkah hukum adalah langkah terakhir," ungkap Harry.

Ia mengaku sangat bersyukur atas kemenangan pihak kliennya di PN Jakarta Pusat kemarin. Ia juga menceritakan, Mbak Tutut tetap percaya bahwa pihaknya akan menang karena kebenaran tidak akan kalah."Sejak tahun 2005 kami benar-benar berhadapan dengan tembok tebal, tetapi akhirnya sekarang ada titik terang untuk penyelesaian kasus ini," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau