Mou Bertikai dengan AS

Kompas.com - 17/04/2011, 23:32 WIB

MADRID, KOMPAS.com - Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, terlibat cekcok dengan media Spanyol, AS. Pertikaian ini berawal dari sikapnya menolak berbicara di konferensi pers sebelum laga melawan Barcelona, Jumat (15/4/2011). Ia menunjuk sang asisten, Aitor Karanka, untuk menjawab pertanyaan wartawan. Pihak AS pun melancarkan protes.

Mourinho sering bermasalah dengan media. Saat berkecimpung di Premier League dan Serie-A, pelatih berkebangsaan Portugal ini selalu punya masalah dengan media. Kini, di Spanyol, Mourinho juga terlibat masalah dengan pencari berita.

Bukannya mencairkan suasana, Mourinho malah memanaskannya. Saat memberikan konferensi pers usai Madrid bermain imbang 1-1 melawan Barcelona, Mourinho enggan menjawab pertanyaan dari wartawan AS.

"Apakah Anda direktur AS? Jika tidak, saya tidak bisa menjawabnya. Karena menurut filosofi Anda, Anda tak akan berbicara dengan wakil saya. Jadi saya hanya akan bicara dengan direktur Anda (bukan wakil atau wartawannya)," ujar Mourinho ketus kepada wartawan AS seperti dilansir Reuters.

Jawaban ini diberikan Mourinho, karena wartawan sempat protes, karena Mourinho mengutus wakilnya Aitor Karanka dalam konferensi pers. Maka, jika wartawan tak mau berbicara dengan wakilnya, dia pun membalas tak mau berbicara dengan wakil perusahaan media, dalam hal ini AS.

Ketika wartawan AS tersebut menanyakan hal yang lain, pria berusia 48 tahun ini kembali memberikan jawaban yang tak mengenakkan. "Saya tak bisa menjawab Anda. Anda tak menghormati orang yang memenangkan tiga gelar Eropa dengan klub ini (Aitor Aranka), orang yang punya kredibilitas untuk menjadi perwakilan saya di konferensi pers," tegasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau