MALANG, KOMPAS.com — Pelaksanaan UN di Kota Malang, Senin (18/4/2011), berjalan lancar dan tidak ada masalah. Selain dipantau oleh petugas Diknas dan pengawas independen dari perguruan tinggi, pelaksanaan UN hari pertama juga disidak oleh anggota Komisi D DPRD setempat.
Sidak anggota Komisi D itu dipimpin langsung oleh Ketua Komisi Christea Frisdiantara. Selama sidak, anggota Komisi D dibagi menjadi tiga tim, yakni tim pertama sidak ke SMKN 3, tim kedua ke SMAN 6, dan tim ketiga ke SMAN 9.
Sidak tersebut akan dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut. Setelah sidak ke berbagai sekolah, Christea mengatakan, pelaksanaan UN masih belum ada masalah yang melanggar aturan termasuk kecurangan. "Semua itu atas kerja sama dengan aparat kepolisian dalam mengawal naskah UN hingga diterima siswa," katanya.
Dalam sidak tersebut, ditemukan adanya satu orang siswa yang tidak mengikuti UN karena meninggal dunia setelah ditusuk orang tak dikenal ketika menonton pesta rakyat di Bundaran Tugu Balai Kota Malang dalam rangka hari ulang tahun kota tersebut.
Siswa yang tidak ikut UN adalah siswa di SMKN 3 Kota Malang, yakni Irawan (17), warga Jalan Laksa Adi Sucipto Gang Stasiun RT 05 RW 10, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang