Kecelakaan

Usai UN, Pelajar SMK Tewas Disambar KRL

Kompas.com - 19/04/2011, 09:14 WIB

BOGOR, KOMPAS.com — Pelajar kelas III SMK Budi Dharma, Riva Nugraha (17), tewas mengenaskan tertabrak KRL Pakuan Express Bogor-Jakarta di dekat pelintasan KRL di Pajagalan, Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Senin (18/4/2011) sekitar pukul 10.30.

Riva sebelumnya mengikuti ujian nasional (UN) di sekolahnya yang berlokasi di Jalan Heulang, Tanah Sareal, tak jauh dari lintasan KRL tersebut.

Berdasarkan informasi dari lapangan, seusai mengikuti UN, Riva bersama Prayoga meninggalkan sekolahnya berjalan kaki. Mereka berencana ke sebuah warnet yang ada di Jalan Kebon Pedes. Kecelakaan terjadi saat mereka akan menyeberang rel kereta api.

"Kami asyik mengobrol dan tak memerhatikan sekitar. Saya yang sebetulnya mau ditabrak KRL ekonomi Jakarta-Bogor, tetapi ditarik Riva sehingga saya selamat," kata Prayoga.

KRL yang menabrak Riva adalah KRL Pakuan Express dari Bogor ke Jakarta.

"Kami tidak sadar. Setelah kereta (ekonomi) itu lewat, ada kereta lagi. Begitu kereta (ekonomi) lewat, Riva langsung menyeberang. Dia menengok ke saya. Sambil tertawa, dia menyeberang. Ternyata ada kereta lagi. Riva tersambar," tutur Prayoga yang masih terpukul.

Petugas dari Kepolisian Sektor Tanah Sareal membawa tubuh korban ke Bagian Forensik Rumah Sakit PMI Bogor.

Ayah korban, Encep, terpukul akibat kematian anak pertamanya itu. "Tadi pagi Riva pamit untuk berangkat ke sekolah mengikuti UN. Saya bilang hati-hati. Siangnya, saya melihat anak saya sudah meninggal dunia."

Tono, seorang guru SMK Budi Dharma, datang ke Rumah Sakit PMI Bogor. Ia mengatakan, pihak sekolah sebetulnya sudah menginstruksikan kepada semua siswa agar langsung pulang setelah UN."Sebab, ini UN hari pertama, masih ada tiga hari lagi. Tetapi ini sudah takdir," katanya. (rts)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau