VW Kodok Generasi-3 Melompat Lebih Cepat

Kompas.com - 19/04/2011, 16:25 WIB

WOLFSBURG, KOMPAS.com - Dari semalam sampai besok Volkswagen AG mengadakan pesta di tiga benua. Pesta antar benua menandakan kelahiran kembali model yang pernah menjadi ikon dan membuat VW terkenal, yaitu Beetle. “Dunia adalah rumah Beetle,” pernyataan VW dalam rilisnya. Berarti, Beetle nantinya akan dipasarkan ke seluruh dunia!

Di berbagai negara, VW Beetle punya sebutan sendiri-sendiri. Di Indonesia dikenal dengan Kodok: Penggemarnya sangat banyak dan sampai sekarang masih eksis. Sementara di negara lain, menurut VW, sebutannya antara lain  Käfer, Vocho, Coccinelle, Fusca dan Maggiolino.

Generasi Ke-3
Versi terbaru yang baru saja diperkenalkan, merupakan generasi ke-3 atau generasi kedua dari New Beetle. Generasi pertama lahir pada 1938 dan kedua 1998. Kedua generasi telah mencapai  penjualan 21,5 juta. Khsusu untuk generasi kedua satu juta lebih!

Penampilan generasi ketiga tetap kendati dengan jati diri asli Beetle: terdiri dari tiga setengah bulatan, yaitu roda depan dan belakang dan bagian tengah atau kabin. Dijelaskan pula, antara generasi-2 dan 3 berbeda  total.

Ciri Khas
Kendati dilakukan revitaliasi pada Beetel Generasi-3 ini, namun ciri Beetle asli  tetap knetal. Utamanya  bentuk lampu depan, tetap bulat. Kendati demikian, teknologinya adalah masa kini. Ini bisa dilihat dari bagia pinggir lampu utama dilengkapi 15 unit  LED yang berfungsi sebagai lampu siang dan parkir.  Khusus untuk lampu besar, VW juga menawarkan opsi, bi-xenon.  

Menurut VW ciri asli tetap dipertahankan agar semua orang mudah menggenal mobil ketika lewat. “Begitu melihat sekelebat, orang bisa memastikan, Ohh.. itu Beetle! Seperti orang  mengenali botol Coke, iPhone dan Ray Ban Aviator,” beber VW.

 

Lainnya adalah adalah model belakang yang landai, kendati kini kacanya lebih lebar.  Tak kalah menarik, kini bagian belakang dilengkapi dengan spoiler yang berada di bawah dasar kaca. Untuk roda, VW sudah menyiapkan, nantinya bisa dipasang dengan diameter 19 inci ke atas!.  

Karena dipasarkan ke seluruh dunia, VW berusaha membuat harganya terjangkau, kendati sampai saat ini belum diumumkan. Teknologi terbaru yang ditanamkan   mesin (bensin dan diesel) dengan teknologi tercanggih, sistem keamanan, sistem informasi dan navigasi dan hiburan mutakhir.  

Lebih Ceper
Menurut perancang VW, Klaus Bischoff, kini penampilan Beetle gagah, dinamis dan lebih jantan. “Dibandingkan dengan Beetle 1998, versi yang  sekarang rapi dan sporty. Versi lebih ceper, lebar, kap (bonnet) mesin lebih panjang, kaca depan lebih landai ke belakag. Inilah dinamika VW Beetle,” lanjut  Bischoff.

Konsep ceper diakui merupakan kelanjutan dari Ragster yang dipamerkan VW pada  Detroit Auto Show 2005. Mobil yang disebut terakhir adalah “hot rod” dengan basis New Beetle.  Dimensi Beetle Baru ini: Panjang 4.278 mm (lebih panjang 152 mm), lebar 1.808 mm (lebih lebar 84 mm), tinggi 1.486 mm (lebih ceper 12 mm).  

Interior
Desain kokpit Beetle sekarang ini dinilai unik,  kalem dan klasik.  Penggunaan warna pada panel dashboard membuat  penampilan seperti kevlar dan dirancang dengan gaya Beetle generasi pertama. Seluruh kokpit dan interior mengalami rancang ulang.

Ciri lain dari mobil adalah tiga instrumen bulat disusun di depan pengemudi (tachometer, speedometer dan indikator bahan bakar),  disatukan pada speedometer (di tengah), di atas layar multiguna. Sama dengan Beetle asli, versi baru dilengkapi kotak (glove box) tambahan yang disatukan dengan dashboard dan dilipat ke atas. Fitur klasik lain  adalah instrumen tambahan di atas sistem audio dan navigasi, yaitu suhu oli, jam dengan fungsi stopwatch dan indikator tekanan turbo. Setir juga tampil dengan desain baru!

Karena lebih ceper, tinggi interior sekarang  menjadi 1.044 mm (sebelumnya 1.082 mm). Kendati berkurang 39 mm, menurut VW tidak menimbulkan masalah bagi penumpang yang berubuh jangkung. Pasalnya interior dibuat dengan konsep katedral. Karena itu pula, penumpang belakang, karena atap kini lebih panjang, memperoleh ruang lebih lega. Ruang, bertambah, dari 290 menjadi 310 liter.   

Di seluruh dunia Beetle nantinya ditawarkan  dalam tiga perlengkapan, dengan nama “Beetle”, “Design” dan “Sport”( detilnya diumumkan nanti). Fitur  menarik lain, atap kaca yang dapat dibuka dan dijungkitkan. Atap kaca pada Beetle baru ini  80 persen lebih besar dari versi sebelumnya, mampu  menyerap 99 persen radiasi ultraviolet dan 92 persen energi panas. (Bersambung)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau