Jakarta, Kompas
Hasil survei konsultan sumber daya manusia yang berbasis di Amerika Serikat, Kelly Services, yang disampaikan di Jakarta, Selasa (19/4), lima sektor industri yang membutuhkan banyak pekerja dalam lima tahun ke depan di Indonesia adalah produk konsumer, otomotif, energi, keuangan, dan industri berteknologi tinggi. Pertumbuhan permintaan pekerja terampil setiap sektor berkisar antara 10 persen dan 12 persen per tahun.
Tingkat permintaan tertinggi terjadi di sektor produk konsumer. Perkembangan kelompok menengah Indonesia dengan dominasi penduduk berusia muda dalam 237 juta jiwa penduduk memacu pertumbuhan industri produk konsumer dan otomotif.
Walau demikian, kesenjangan pendidikan dan pasar kerja membuat perusahaan-perusahaan besar Indonesia kesulitan merekrut pekerja terampil level menengah. Hal ini akibat pekerja terampil Indonesia sudah lebih dulu pindah ke luar negeri untuk mencari peluang yang lebih besar beberapa tahun sebelumnya.
Secara umum, krisis pekerja terampil ini bukan hanya terjadi di Indonesia. Sejumlah negara dengan pertumbuhan ekonomi mengagumkan, seperti Singapura, India, dan China, juga mengalami hal serupa. ”Kondisi ini juga membuat pemerintah mulai melonggarkan migrasi pekerja untuk memenuhi kebutuhan. Pemerintah harus membuat kebijakan yang mampu menarik para pekerja berbakat di luar negeri untuk kembali ke dalam negeri,” ujar Wakil Presiden Senior Kelly Services untuk Asia Pasifik Dhirendra Shantilal.
Permintaan pekerja terampil juga semakin tinggi sejak perusahaan-perusahaan multinasional mengalihkan unit-unit usaha mereka ke negara-negara yang berdaya saing tinggi. Citibank, bank asal Amerika Serikat, kini mengalihkan unit layanan telepon pelanggan mereka dari India ke Filipina, yang juga mampu berbahasa Inggris dengan baik, untuk menekan biaya operasi.
Menurut Dhirendra, perubahan sistem pendidikan yang mulai memperkenalkan bahasa asing sejak pendidikan dasar akan mengubah kondisi Indonesia dalam 10 tahun mendatang. Indonesia akan menghasilkan pekerja-pekerja muda berdaya saing tinggi dan mengisi pasar kerja di luar negeri.
Direktur PT Kelly Services Indonesia Bernadette R Themas menambahkan, selama ini kekosongan manajemen level menengah atau puncak diisi pekerja asing. Sebagian di antara mereka merupakan pensiunan dari perusahaan sejenis.
Dalam kesempatan ini, Kelly Service juga meluncurkan survei gaji berbagai profesi. Gaji pekerja baru lulus sekolah di Indonesia berkisar Rp 3 juta-Rp 8 juta per bulan dan di Vietnam 300-500 dollar AS (Rp 2,6 juta-Rp 4,3 juta).
Jabatan kepala internal audit sektor perbankan berkualifikasi strata satu berpengalaman lebih dari 10 tahun bergaji minimal Rp 45 juta-Rp 75 juta per bulan. Manajer penjualan berpengalaman 5-7 tahun bergaji Rp 17,5 juta-Rp 25 juta per bulan. Manajer iklan berpengalaman 4-5 tahun bergaji Rp 8 juta-Rp 15 juta per bulan.