Perempuan Inggris Tak Iri terhadap Kate

Kompas.com - 20/04/2011, 08:08 WIB

LONDON, KOMPAS.com -  Ia mungkin saja cantik, kaya dan akan menikahi seorang pangeran, tapi sebagian besar perempuan Inggris tak iri terhadap Kate Middleton, demikian hasil sebuah jajak pendapat, Rabu (20/4).

Ketika ditanya seberapa irikah mereka pada kekasih Pangeran William itu, 86 persen perempuan Inggris yang diwawancarai oleh YouGov mengatakan, mereka tak merasa cemburu sama sekali. Alasan utama mengapa kebanyakan perempuan tak ingin bertukar keberuntungan dengan Kate adalah dugaan bahwa ia takkan bisa lagi menjalani kehidupan normal setelah ia dan orang yang menjadi urutan kedua dalam calon peraih tahta Inggris itu mengikat tali pernikahan pada 29 April, kata MyDaily.co.uk, jejaring khusus perempuan yang melakukan angket itu.

"Sebagian besar perempuan menyadari Catherine memiliki tugas yang tak membuat orang lain iri di hadapannya. Setiap tindakannya, apalagi setiap pakaian yang ia kenakan, jadi sasaran perhatian pers," kata Carle Bevan, pemimpin redaksi MyDaily.co.uk. "Masyarakat jelas merasa itu akan jadi kisah peri buat Kate," katanya.

Tapi ada sebagian perempuan yang merasa iri dengan masa depan Kate.  Sepersepuluh responden mengatakan mereka berharap berada pada posisi Kate, dan buat hampir sepertiga perempuan itu, daya tarik utama menjadi Kate Middleton ialah kekayaannya.

Catherine Elizabeth "Kate" Middleton, yang dilahirkan 9 Januari 1982, dan kini umur 29 tahun, calon istri Pangeran William dari Wales.

Mereka bertemu tahun 2001, sewaktu sama-sama kuliah di Universitas St Andrews. Sejak awal hubungan mereka, Kate telah mendapat perhatian dari media yang berspekulasi tentang kemungkinan pernikahan mereka. Pada 16 November 2010, Clarence House mengumumkan bahwa Kate Middleton dan Pangeran William merencanakan untuk menikah pada tahun 2011. YouGov menanyai lebih dari 1.000 perempuan yang berusia 18 tahun ke atas antara 30 Maret dan 1 April lalu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau