Dibuka hari ini

Omzet Inacraft Ditargetkan Naik 10 Persen

Kompas.com - 20/04/2011, 14:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com  - Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (Asephi) menargetkan omzet The 13th Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft 2011) bakal meningkat 10 persen dari tahun lalu. Selain itu, Asephi menargetkan jumlah pengunjung mencapai 200.000 orang.

Catatan saja, omzet Inacraft 2010 lalu sebesar Rp 90,5 miliar. Angka ini naik 6,4 persen dibandingkan 2009 lalu. "Di 2011 ini diharapkan naik 10 persen," kata Ketua Asephi Rudi Lengkong, saat membuka Inacraft, Rabu (20/4/2011).

Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan penyelenggaraan Inacraft setiap tahun terus menggembirakan karena nilai kontak dagang terus menanjak. Tahun lalu, nilai kontrak dagang mencapai 808 juta dollar AS atau lebih besar dari 2009 yang hanya sebesar 755 juta dollar AS.

Inacraft 2011 diikuti 1.800 pelaku Usaha Kecil dan Menengah. Hingga saat ini, tercatat 600 pembeli dari 40 negara yang mendaftarkan diri untuk mengunjungi pameran hasil kerajinan tersebut. (Yudho Winarto/Kontan)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau