Pemilukada dki 2012

Nachrowi Ramli: Jakarta Tak Perlu Ahli

Kompas.com - 20/04/2011, 14:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Bakal calon Gubernur DKI Jakarta, Nachrowi Ramli, menyatakan, Jakarta tidak memerlukan ahli sebagai pemimpin untuk menyelesaikan persoalan yang selama ini membelit Ibu Kota.

"Jakarta memang tetap memerlukan ahli, tetapi di tataran teknis. Namun, Jakarta lebih membutuhkan pemimpin yang mengatur para ahli itu," kata Nachrowi Ramli di Jakarta, Rabu (20/4/2011).

Menurut dia, Ibu Kota kini justru sangat memerlukan pemimpin yang bisa mengendalikan para ahli di bidangnya untuk mencapai tujuan Jakarta yang lebih baik.

Ketua Dekopinwil DKI itu berpendapat, sudah saatnya Jakarta "diserahkan" kepada seorang pemimpin yang ahli dalam mengorganisasikan para ahli tersebut.

"Untuk mencapai tujuan, lebih baik Jakarta diserahkan ke tangan seseorang yang ahli dalam memimpin para ahli teknis tersebut," kata mantan Kepala Lembaga Sandi Negara ini.

Lebih lanjut, Narchrowi mengatakan, Jakarta memerlukan seorang pemimpin yang berani dalam mengambil sikap menuju perubahan yang lebih baik dan menyejahterakan.

Jargon Fauzi Bowo dalam Pilkada 2007 lalu, "Serahkan pada Ahlinya", dianggap tidak mampu memberikan solusi terhadap permasalahan Kota Jakarta.

Pada tahun keempat kepemimpinan "Si Ahli", Jakarta masih didera permasalahan banjir, kemacetan, dan masyarakat miskin yang semakin meningkat.

Nachrowi yang telah secara resmi akan maju dalam pertarungan Pemilukada DKI tahun depan bertekad untuk menawarkan solusi terbaik bagi persoalan yang membelit Jakarta selama ini.

Dia telah secara resmi diajukan oleh DPD Partai Demokrat DKI untuk maju dalam pertarungan Pemilukada DKI tahun depan.

Pencalonan Nachrowi itu sudah diputuskan dalam Musyawarah Daerah Partai Demokrat DKI, dan akan dilanjutkan ke Rapat Kerja Nasional. Penentuan Nachrowi juga berdasarkan survei lembaga independen.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau