Pencalonan ketum pssi

Wow! Erwin Aksa Didampingi 30 Gadis Cantik

Kompas.com - 20/04/2011, 14:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Sebanyak 30 gadis cantik berkaus timnas warna merah dan mengenakan rok mini warna putih pada siang ini mendatangi kantor PSSI. Mereka bermaksud mengawal proses pendaftaran salah satu bakal calon ketua umum PSSI, Erwin Aksa. Ya, Erwin Aksa akan menyerahkan formulir pendaftaran sebagai calon ketua umum.

Sosok pengusaha muda ini didukung oleh beberapa Pengprov PSSI dari daerah Sulawesi. Menurut Andi Arini, koordinator para gadis seksi tersebut, kedatangan mereka ke kantor PSSI tidak hanya mengawal Erwin Aksa yang akan menyerahkan draf pendaftaran. Mereka juga ingin memberikan dukungan moril kepada Erwin Aksa.

Arini menilai, ini adalah saat yang tepat bagi PSSI dipimpin oleh sosok muda yang memiliki kredibilitas seperti Erwin Aksa. "Sudah saatnya yang muda yang berbicara. Jika jadi Ketua Umum PSSI, tentu Erwin Aksa merupakan Ketua PSSI termuda, yang juga berjiwa muda. Kami datang sekitar 30 orang. Banyak dari mereka merupakan teman-teman kampus yang interest terhadap sepak bola," ujar Arini di kantor PSSI, Rabu (20/4/2011).

"Jangan hanya bawa preman, bawa pengawal ke PSSI saja. Kami datang ke sini untuk mendukung Erwin Aksa, dan kali ini kami bawa yang segar, masih muda serta fresh. Kami berharap sosok Erwin Aksa juga dapat memberikan kesegaran baru di tubuh PSSI," ujar Andi Arini.

Sebelum Erwin Aksa, nama-nama yang telah lebih dulu masuk pendaftaran sebagai calon ketua umum adalah George Toisutta, Adhan Dambea, Adhyaksa Dault, Diza Rayid Ali, Djohar Arifin Husin, Wahidin Halim, dan Arifin Panigoro.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau