Di Mana William - Kate Bermalam Pertama?

Kompas.com - 21/04/2011, 12:04 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Pangeran William dan Kate Middleton akan menghabiskan malam pertama sebagai suami-isteri, setelah resmi menikah pada 29 April ini, di Istana Buckingham. Pihak Kerajaan Inggris telah memastikan hal itu sebagaimana dilansir Daily Mail, Rabu (20/4/2011).

Istana Buckingham yang terletak di Westminster City, London merupakan kediaman utama keluarga Kerajaan Inggris. Di situ biasa diselenggarakan berbagai acara kenegaraan dan hajatan kerajaan. Semula, istana itu dikenal sebagai Buckingham House, gedung yang menjadi inti dari istana yang ada sekarang yang merupakan sebuah rumah bandar besar yang dibangun untuk Duke of Buckingham tahun 1705. Tempat itu kemudian diakuisisi Raja George III tahun 1761 sebagai tempat tinggal pribadi Ratu Charlotte, dan dikenal sebagai "The Queen's House".

Setelah menikah pada 29 April ini, William dan Kate akan menikmati masa bulan madu selama dua minggu. Lokasi bulan madu sejatinya masih rahasia, tapi kabar sudah beredar bahwa pasangan itu akan menghabiskan sebagaian waktu bulan madu mereka di daerah berhawa hangat. Sejumlah laporan yang muncul menyebutkan, pasangan itu memulai bulan madu di Skotlandia dan akan berakhir di tenda mewah di lembah padang pasir Wadi Rum di Yordania.

Sementara itu, Kate, kemarin, menjalani hari-hari terakhirnya sebagai orang biasa dengan berbelanja di King's Road, London. Daily Mail melaporkan, Kate tampak melangkah riang dengan sinar matahari mengenai punggung dan angin menerpa rambutnya. Ia berdandan rapi sebagaimana biasa dan tampak agak ramping. Masih menurut Daily mail, ia tampil lepas laksana buruk burung liar.

Yang mengherankan, lapor media itu, Kate terlihat hanya didampingi dua petugas keamanan. Seorang di antaranya berpakaian begitu santai sehingga tidak menarik perhatian, kecuali jaket tebal yang dia gunakannya pada siang yang panas itu.

Saat berbelanja itu, Kate mengenakan gaun Issa yang berlengan pendek dan warna hitam seharga 480 pounds (Rp 6,8 juta) dan sepatu kitten heels, yang terlihat pernah dia pakai empat tahun lalu, dengan aksesoris cincin pertunangan yang terbuat dari batu safir 18-karat dan berlian. Batu mulia cincin itu bernilai 250.000 pounds (Rp 3,5 miliar), tetapi versi untuk calon Ratu itu, yang dulunya milik Putri Diana, dinilai seharga 32 juta pounds (Rp 453 miliar).

Apa yang telah dibelanjakan Kate? Ia diduga sedang menambahkan sejumlah potongan pakaian untuk perlengkapan pernikahan dan bulan madunya. Gerai pakaian di kawasan itu menolak untuk mengomentari pembelian Kate, tetapi harga pakaian di pertokoan di kawasan itu yang khusus untuk kelas atas itu biasanya berkisar antara 100 hingga 300 pounds.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau