Teror bom

"Doakan Supaya Mereka Mengaku!"

Kompas.com - 22/04/2011, 15:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Mabes Polri memaparkan kelanjutan perkembangan dari para pelaku teror bom buku dan bom Serpong, Jumat (22/4/2011). Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Divisi Humas Polri Irjen Anton Bachrul Alam seusai melaksanakan shalat Jumat di Mabes Polri.

"Sampai saat ini tim Densus 88 sudah menangkap 19 orang di tujuh titik," ujar Anton kepada wartawan.

Anton merinci, 1 orang ditangkap di Rawamangun, 3 orang ditangkap di Aceh, 5 orang ditangkap di Gunung Sindur, 3 orang ditangkap di Kramat Jati, 5 orang di Pondok Kopi, 1 di Bekasi, dan 1 orang ditangkap di Tangerang. Adapun 19 orang tersebut berinisial, J, P, F, P, A, A, E, R, F, D, Y, M, A, D, M, R, A, A, dan J.

Sementara itu, mengenai penemuan bukti-bukti di lapangan, kata Anton, pihak Polri menemukan 40 plastik berisi karbit. Dari 40 plastik tersebut tiga di antaranya terdapat detonator dan timer. Selain itu, ditemukan juga lima buah tas ransel berisi pipa alumunium sebesar tabung gas.

"Karbit itu digunakan untuk memicu ledakan. Maka dari itu, alhamdulillah bisa digagalkan. Karena jika ini meledak, sangat berbahaya," tuturnya.

Anton menambahkan, saat ini 19 pelaku tersebut masih menjalani pemeriksaan untuk pengembangan kasus.

"Tunggu saja. Ini kan masih dalam pengembangan, masih terus kami pelajari. Doakan supaya mereka mengaku, ya," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau