Kecelakaan

Tiga Mahasiswa Yogya Digulung Ombak

Kompas.com - 23/04/2011, 09:04 WIB

GUNUNG KIDUL, KOMPAS.com — Tiga orang mahasiswa asal Yogyakarta terseret ombak di Pantai Siung, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Jumat (22/4/2011) sore. Korban tersebut adalah Andrian Yulianto (23), warga Maguwoharjo, Sleman; Revaldo Etra (21), warga Kalasan, Sleman; dan Affander (21), warga Gejayan, Yogyakarta.

Koordinator Tim SAR Korwil I, Subowo, menjelaskan, kejadian tersebut berawal saat ketiga remaja tersebut tengah asyik mandi di Pantai Siung tanpa menghiraukan peringatan sejumlah anggota SAR yang saat itu sedang berjaga di tepi pantai. Mereka bahkan nekat bermain ombak yang tanpa disadari semakin ke tengah.

"Mendadak datang ombak besar dan langsung menggulung mereka. Yang lain bisa menyelamatkan diri, sementara ketiga korban sempat hilang tak terlihat," kata Subowo.

Pencarian ketiga korban hilang berlangsung hampir satu jam, hingga akhirnya korban ditemukan dalam kondisi pingsan. "Ketiga korban yang sudah tidak sadarkan diri tersebut langsung kami larikan ke Puskesmas Tepus. Kondisinya saat ini sudah membaik," ujar Subowo.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau