Suriah rusuh

Korban Tewas Kerusuhan Suriah 120 Orang

Kompas.com - 24/04/2011, 21:47 WIB

NIKOSIA, KOMPAS.com — Setidaknya 120 orang tewas dalam kerusuhan dua hari oleh pasukan keamanan Suriah, yang dianggap telah melakukan pembantaian terhadap pengunjuk rasa, demikian dilaporan para aktivis demonstran, Minggu (24/4/2011).

Dewan Syuhada Revolusi 15 Maret mengumumkan daftar terbaru sejumlah nama dari 95 orang, yang diperkirakan tewas saat unjuk rasa besar pada Jumat di seluruh wilayah Suriah.

Jumlah korban tewas sebelumnya dari gerakan unjuk rasa pendukung demokrasi akibat pembantaian pada Jumat berada pada angka 82 jiwa. Namun, jumlah tersebut dapat mencapai 100 jiwa karena mereka mendapat keterangan korban tewas lebih banyak.

Kelompok tersebut juga melaporkan bahwa jumlah korban tewas pada Sabtu meningkat dari 13 menjadi 25 orang akibat tembakan senapan, yang kebanyakan berasal dari unjuk rasa di wilayah perbatasan selatan serta di Daraa, selain di sekitar Damaskus.

Mereka terbunuh saat pemakaman warga, yang tewas pada Jumat. Pengamat hak asasi manusia asal Suriah, yang bertempat di London, memberikan 112 nama yang tewas atau dinyatakan hilang sejak unjuk rasa pada Jumat Agung, tetapi menekankan bahwa tidak semua korban meninggal dapat dipastikan.

Jumlah korban tewas pada Jumat merupakan satu hari mematikan sejak 23 Maret, saat setidaknya 100 orang tewas di Daraa setelah unjuk rasa pendukung demokrasi pada 15 Maret di Suriah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau