JAKARTA, KOMPAS.com — Pelaksanaan hari pertama ujian nasional (UN) sekolah menengah pertama luar biasa (SMPLB) Santi Rama diwarnai sedikit gangguan. Pasalnya, pengawas UN di SMPLB tersebut menemukan satu paket soal yang rusak. Kerusakan terjadi pada satu naskah soal mata pelajaran Bahasa Indonesia paket 46. Sedikitnya dua halaman tidak terdapat pada naskah tersebut.
"Dalam paket 46, (soal) nomor 12 sampai 38 tak ada. Setelah soal nomor 11, soal langsung loncat ke nomor 39, kira-kira dua halaman yang tak ada dalam naskah tersebut," kata Kepala Sekolah SMPLB Santi Rama, Siti Rahayu, kepada Kompas.com, Senin (25/4/2011) di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan.
Namun, gangguan tersebut dapat segera diatasi setelah kepala sekolah berkonsultasi dengan tim pengawas yang menyarankan untuk menggunakan naskah soal cadangan. "Setelah berkonsultasi dengan pengawas, kami disarankan untuk memeriksa kelayakan dan menggunakan soal cadangan," ujar Siti.
Siti melanjutkan, dirinya mengaku tak mengetahui perihal kerusakan pada soal tersebut. "Kami tak tahu mengenai kerusakan soal itu, mungkin terjadi kesalahan saat pengemasan," ungkapnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang