Kinerja

Kredit Dorong Laba CIMB Niaga

Kompas.com - 27/04/2011, 03:46 WIB

Jakarta, Kompas - PT CIMB Niaga Tbk mencatat perolehan laba bersih konsolidasi (belum diaudit) sebesar Rp 727,63 miliar pada kuartal pertama 2011. Kenaikan laba bersih sebesar 30 persen dibandingkan laba bersih 2010 sebesar Rp 525,18 miliar ini terutama karena kenaikan pendapatan laba operasional, terutama dari pertumbuhan kredit sebesar 31 persen.

CIMB Niaga dalam siaran pers di Jakarta, Selasa (26/4), mengemukakan, pertumbuhan kredit cukup siginifikan, yakni 31 persen menjadi Rp 109,98 triliun. Pertumbuhan kredit merata baik di segmen korporasi, komersial, maupun ritel. CIMB Niaga menurut rencana akan mengembangkan kredit syariah, pembiayaan mikro, dan gadai.

Prospek pertumbuhan pembiayaan mikro dan gadai cukup bagus. Gerai pembiayaan mikro dilaporkan terus meningkat dari 35 gerai menjadi 142 gerai dengan pertumbuhan kredit sebesar 619 persen. Begitu juga bisnis gadai yang kecil tetapi sudah mencapai Rp 12,1 miliar.

”Kami terus berupaya menjaga keseimbangan di semua aspek usaha, baik di segmen perbankan korporasi, komersial, maupun ritel, termasuk perbankan syariah,” ujar Arwin Rasyid, Presiden Direktur CIMB Niaga.

Pertumbuhan kredit yang signifikan ini membuat rasio pinjaman atas dana pihak ketiga (loan to deposit ratio) CIMB Niaga per 31 Maret 2011 mencapai 90,31 persen. Bank yang berdiri tahun 1955 dan kini 97,93 persen sahamnya dikuasai Grup CIMB, Malaysia, ini menyalurkan 21 persen kreditnya ke luar Pulau Jawa.

Kualitas aset CIMB Niaga juga bagus, terlihat dari rasio kredit bermasalah (non-performing loan) kotor yang hanya 2,88 persen per Maret 2011. Lebih baik dari 3,06 persen periode sama tahun lalu.

CIMB Niaga juga berhasil mengumpulkan dana pihak ketiga sebesar Rp 120,55 triliun. Naik 29 persen dari periode sama tahun lalu sebesar Rp 93,37 triliun. Kenaikan dana pihak ketiga ini seiring dengan pertumbuhan jumlah jaringan kantor, dari 676 kantor menjadi 796 kantor pada kuartal pertama 2011.

Seiring dengan kinerja keuangan yang terus membaik, total aset CIMB Niaga per 31 Maret 2011 mencapai Rp 149,05 triliun, naik 30 persen dibandingkan dengan periode sama tahun lalu yang hanya Rp 114,59 triliun. Dengan aset ini, CIMB Niaga merupakan bank terbesar kelima di Indonesia setelah Mandiri, BRI, BCA, dan BNI. (*/ppg)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau