Pentalogy of cantrell

Jantung Bayi Ini di Luar Rongga Dada

Kompas.com - 27/04/2011, 07:29 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com — Seorang bayi perempuan yang terlahir dengan letak jantung berada di luar rongga dada, kini dirawat di Instalasi Rawat Darurat (IRD) RSUD Dr Soetomo, Surabaya, Jawa Tumur, sejak Selasa (26/4/2011).

Bayi bernama Alful Laili itu datang atas rujukan dari RS Al-Huda Kecamatan Genteng, Banyuwangi, Jawa Timur. Alful Laili merupakan putri ketiga pasangan Edi Sukanto-Tukini, warga Desa Ringinputih, Kecamatan Muncar, Banyuwangi.

Ia dilahirkan secara normal pada Minggu dengan bantuan bidan. Keluarga Edi Sukanto dengan fasilitas pengobatan masyarakat miskin ini hanya bisa berdoa agar putrinya dapat sembuh dan sehat seperti bayi lain.

"Pokoknya saya pasrah sama dokter dan Tuhan bagimana enaknya," kata Edi.

Menurut Kepala IRD RSUD Dr Soetomo dr Urip Moertejo, SpB-KL, bayi itu mengalami pentalogy of cantrell, yakni letak jantung berada di luar rongga dada.

"Kami tengah memberikan perawatan untuk stabilisasi kondisi tubuh karena saat datang ke sini kondisinya kritis dan denyut jantungnya lemah," katanya

Agar tidak mengalami dehidrasi, dokter juga berupaya memberikan cairan di sekitar lokasi jantung dengan kompres. Sementara pada bagian jantung ditutup dengan perban yang sudah diberi garam fisioligis.

Hingga kini pihak kedokteran masih belum dapat menyimpulkan penyebab kelainan itu. "Tim dokter untuk saat ini hanya berusaha melakukan stabilisasi kondisi," pungkasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau