Nii

Tangkal NII, Unila Hidupkan Pembimbing

Kompas.com - 27/04/2011, 20:32 WIB

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com — Untuk mencegah semakin meluasnya paham Negara Islam Indonesia dan gerakan sejenis di kampus, Universitas Lampung mengupayakan pembinaan mahasiswa secara lebih intens, termasuk mengoptimalkan fungsi pembimbing akademis.

Hal itu diungkapkan Rektor Universitas Lampung Prof. Sugeng P Harianto menanggapi soal isu maraknya perekrutan anggota gerakan NII di dunia kampus, termasuk Unila.

Salah seorang mahasiswi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unila, Lusi Tri Lestari, juga nyaris bergabung dengan NII setelah membayar Rp 2 juta ke perekrutnya.

Dari laporan, katanya, banyak juga yang seperti ini di kampus (Unila). "Tetapi saya belum menginventarisasinya. Dalam waktu dekat, saya akan mengumpulkan pembantu-pembantu rektor dan dekan untuk membahas khusus soal hal ini," ujar dia mengungkapkan keseriusan Unila menangkal gerakan NII di kampus.

Sejumlah upaya yang akan dilakukan untuk mencegah kian meluasnya paham dan aksi perekrutan NII itu antara lain mengefektifkan kembali fungsi pembimbing akademis (PA), bimbingan konseling, serta peningkatan pembinaan unit-unit kegiatan mahasiswa. Rencananya, ini akan dilakukan mulai Mei 2011.

Karena kemajuan teknologi, fungsi pembimbing akademis jadi kurang efektif. Tidak ada tatap muka dan pendekatan ke mahasiswa oleh dosen. "Inilah yang mesti diubah. Kasus ini (NII) menyadarkan kita bahwa kampus, termasuk pemimpin, mesti memberikan perhatian lebih ke mahasiswa," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau